Blog Sivitas

1. Mendorong diperbanyaknya KANTIN LATIHAN KEJUJURAN di sekolah dari tingkat SD, SLTP, SLTA, TERMASUK di KANTIN/KOPERASI di LIPI, Universitas, DPR & LEMBAGA NEGARA lainnya.
Kantin Latihan Kejujuran (KLK) adalah kantin atau koperasi yang dibentuk oleh warga komunitas suatu lembaga, universitas atau sekolah. Kantin atau warung atau kedai tersebut sebagaimana layaknya kantin pada umumnya menjual makanan, alat tulis dan sebagainya. Namun yang istimewa dalam kantin ini yaitu KANTIN untuk Berlatih KEJUJURAN bagi komunitas beroperasi tanpa dibantu oleh penjaga toko atau kantin, hanya dipasang harga, kotak uang, dan uang kembalian. Jadi kantin ini beroperasi sendiri (self service) pembeli membeli barang dengan menaruh uang sendiri dikotak, dan menghitung uang kembalian sendiri. TANPA DIAWASI.

Harapan efek kedepan : Efek dari terbiasanya belanja di kantin kejujuran ini, siswa/ karyawan terlatih bertindak jujur tanpa diawasi dari hal yang kecil maka akan lahirlah kebiasaan hidup jujur.
2. Mengajak Para Produsen Makanan untuk mencantumkan pesan-pesan anti korupsi pada kemasan makanan.

Dalam hal ini, para produsen diajak untuk berpartisipasi dalam memberantas korupsi dengan mencantumkan pesan/ slogan anti korupsi pada bungkus makanan dengan harapan masyarakat yang membaca pesan tersebut pada bungkus makanan, alam bawah sadarnya akan menginduksi untuk menjauhi tindakan korupsi yang menyengsarakan bangsa. Tindakan ini akan sangat dirasakan sangat efektif efeknya dan hemat biayanya mengingat setiap warga masyarakat pasti membeli produk-produk makanan hampir setiap hari.

Contohnya : Slogan / kata-kata pada bungkus coklat/permen/snak dengan isi kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana, Korupsi menyengsarakan orang banyak, termasuk keluarga ku!!, atau Korupsi Berkurang, Rakyat Hidup Senang. Dari kata-kata sederhana seperti ini yang akan banyak terkutip pada setiap bungkus produk makanan maka niscaya terbentuknya masyarakat sadar korupsi akan cepat terbentuk.
.Penambahan Kurikulum Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi.
Bagi Pelajar dan Mahasiswa, maka tentunya Kartini Demokrat dapat memberikan masukan sekaligus dorongan bagi Pemerintah melalui Mentri Pendidikan untuk dapat memasukan kurikulum atau setidaknya short course Pendidikan Anti Korupsi. Dimana kurikukum ini diperuntukan bagi siswa SLTA dan Mahasiswa sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja yang nyata indonesia bersih korupsi jinak

about author

Syafuan Rozi S.IP, M.Si

197001161999031002

Pusat Penelitian Politik

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher