Blog Sivitas

Abstraksi merupakan suatu prinsip dasar untuk melakukan pemodelan. Sebuah model sistem dibuat dengan tingkatan yang berbeda-beda, semakin tinggi tingkatan model sistem tersebut maka semakin detil pemahaman tentang sistem tersebut. Sebuah model sistem dapat digambarkan dengan beberapa tingkatan. Jadi suatu abstraksi yaitu tentang:


  • Hanya melihat pada informasi yang relevan pada saat digunakan

  • Menyembunyikan detil-detil gambaran sistem agar tidak membingungkan gambaran umum sistem


Pada saat membuat model, buatlah gambaran-gambaran dari beberapa segi/aspek dari sistem yang akan digambarkan. Penggambaran segi/aspek dari sistem tersebut dibuat secara “orthogonal”, yaitu:

  • Setiap gambaran mempunyai informasi yang unik

  • Setiap gambaran mempunyai informasi yang dibutuhkan oleh gambaran lainnya

  • Informasi yang bertautan antara gambaran segi/aspek sistem harus konsisten


Sebagai contoh adalah tiga buah gambar pesawat yang tampak dari sisi samping, atas/bawah, dan depan/belakang. Gambar pertama adalah sebuah gambar pesawat tampak dari samping, gambaran dari sisi samping membawa informasi panjang dan tinggi pesawat. Gambar kedua adalah sebuah pesawat tampat dari atas/bawah, gambaran dari sisi atas/bawah memuat informasi panjang dan lebar pesawat. Gambar ketiga adalah sebuah pesawat yang tampak dari depan/belakang, gambaran dari sisi depan/belakang ini memuat informasi lebar dan tinggi pesawat. Dilihat dari beberapa dimensi sebuah pesawat di atas memberikan informasi bahwa gambar dari sisi panjang, lebar, dan tinggi sebuah pesawat digambarkan dengan ukuran yang sama dan berhubungan dari masing-masing gambaran. Setelah dapat dipahami maka bayangkan gambaran-gambaran tersebut jika diimplementasikan untuk sebuah model sistem.


Semua model sintak menyediakan sejumlah model elemen-elemen yang dapat muncul pada sebuah tipe diagram atau lebih. Model elemen-elemen dimuat dengan model terpusat, bersama dengan sifat-sifat dan koneksi-koneksinya dengan model elemen yang lain. Diagram adalah gambaran tersendiri dari model, seperti sejumlah tampilan layar komputer yang sedang mencari record atau bagian dari database yang ditampilkan dengan bentuk yang berbeda-beda.


Dalam Analisis Terstruktur terdapat tiga gambaran orthogonal yaitu:

  • Gambaran Fungsional, tersusun dari diagram-diagram alir data (data flow diagram) yang merupakan gambaran utama dari sebuah sistem. Diagram alir data menetapkan hasil akhir sistem, yaitu aliran data antara hal-hal yang telah dikerjakan dan menyediakan struktur utama dari solusi. Jika melakukan perubahan dari sisi fungsi maka akan berakibat adanya perubahan pada sisi struktur piranti lunak (software).

  • Tampilan data, tersusun dari diagram-diagram hubungan antar entitas, adalah suatu record yang memonitor yang ada di dalam sistem atau yang di luar sistem. Tampilan data merupakan tampilan struktural yang statis.

  • Tampilan dinamis, tersusun dari diagram-diagram transisi dari suatu keadaan, mendefinisikan waktu suatu kejadian dan kondisi dari apa yang terjadi.

Pada analisis terstruktur, gambaran fungsional merupakan gambaran utama sistem.


Pemodelan berorientasi obyek menghasilkan piranti lunak yang lebih stabil untuk jangka waktu yang lama.

  • Fungsi dari model Interaksi dipetakan ke dalam model Obyek

  • Model Interkasi, sebaliknya berasal dari Model Use Case yang menggambarkan fungsi dari sistem dari sudut pandang user/pemakai

  • Model Dinamis menggambarkan urutan dan kondisi dari hal-hal yang telah dikerjakan dan juga dipetakan dalam model Obyek

Model Obyek atau tampilan data merupakan gambaran sistem yang paling utama dan paling stabil dalam analisis berorientasi obyek.


Enkapsulasi

Konsep dari enkapsulasi data dan fungsi telah diterapkan dalam industri perangkat keras lama sekali. Teknisi telah membuat piranti keras yang digunakan dan dikonfigurasi ulang dalam setiap tingkatan abstraksi sejak tahun 60-an. Fungsi dasar boolean dienkapsulasikan menjadi satu dengan bit-bit dan byte-byte data dalam register-register pada sebuah chip. Chip-chip dienkapsulasikan menjadi satu dalam sebuah papan sirkuit. Papan-papan sirkuit digabung-gabungkan menjadi satu menjadi sebuah komputer. Dan komputer-komputer dapat dibuat saling terhubung dengan menggunakan jaringan komputer. Oleh karena itu desain perangkat keras sepenuhnya berorientasi obyek pad setiap tingkatan disusunnya.


  • Hardware mengenkapsulasi data dan fungsi pada setiap tingkat abstraksinya

  • Memaksimalkan perawatan, penggunaan ulang (bongkar pasang), dan penambahannya


Dalam pengembangan piranti lunak berorientasi obyek yang baik, data dan fungsi dienkapsuasikan dalam obyek. Obyek-obyek dienkapsulasikan di dalam komponen. Komponen-komponen dienkapsulasikan di dalam sistem. Tahapan tersebut akan menghasilkan :

  • Koherens yang maksimal

  • Interkoneksi yang minimal

  • Definisi antarmuka yang kuat

  • Pemeliharaan, pemakaian ulang, dan ekstensibilitas pengkodean yang maksimum


about author

Ikut Tri Handoyo S.Kom.

198206222006041002

Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher