Blog Sivitas

Di abad ke 21 ini kita semua dituntut agar selalu meningkatkan sumber daya manusia baik dalam kualitas dan kuantitasnya, karena dalam organisasi di pemerintahan maupun di swasta sudah barang tentu harus memenuhi kebutuhan para penggunanya. Oleh karenanya dalam menjaga kontinuitasnya, setiap instansi harus dapat mengikuti perubahan dan ketidakpastian lingkungannya.

Dalam merencanakan sumber daya manusia perlu pula perencanaan dalam satuan kerja. Selain peningkatan produktivitas organisasi, setiap personilnya dituntut untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik agar dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan diri guna menunjang karir pada satuan kerjanya.

Suatu organisasi memiliki fokus untuk mengetahui apa yang terbaik, mengetahui kualitas pelayanan yang baik (Rachmawati, 2008). Organisasi harus mempunyai fleksibilitas beroperasi lebih dinamis dan mempunyai pandangan ke depan. Perencanaan sumberdaya manusia memberikan petunjuk ke masa depan, menentukan bagaimana tenaga kerja dapat diperoleh, kapan tenaga kerja akan membutuhkan pelatihan dan pengembangan karir yang harus dimiliki. Selain itu sistem kompensasi harus sesuai dengan kompetensinya, yang mana harus sesuai pula dengan pengembangan sumber daya manusia.

Perencanaan sumberdaya manusia ini dilakukan dengan tujuan :


  1. Memberdayakan sumberdaya manusia secara efisien dan efektif; mengoptimalkan segala sesuatu secara maksimal, tenaga dan fikirannya agar setiap kegiatan dalam tugas pokoknya dapat terlaksana dengan baik, cepat dan tepat hasilnya.
  2. Mengembangkan peluang karir yang lebih efektif; peluang yang dikembangkan adalah memberikan kesempatan terbuka untuk karir setiap individu agar tidak monoton namun mampu diselesaikan dengan cepat.
  3. Mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kepuasan kerja; dengan cara memberikan sesuatu yang bermanfaat, berbobot dan berhasil guna serta memiliki rasa kepuasan atas hasil yang didapat yang diperoleh dari instansi atau satuan kerjanya yang akhirnya menjadi motivasi dan pendorong semangat setiap individu dalam melaksanakan tugasnya.
  4. Memadukan aktivitas sumber daya manusia dan tujuan organiasi serta tujuan individu secara efisien; menyatukan keunggulan semua individu yang ada dalam organisasi melalui visi dan misinya dengan cara menyelaraskan tujuan organisasi dan individu masing-masing satuan kerjanya secara efisien.
  5. Membantu program rekrutmen dengan lebih ekonomis; pembiayaan yang besar akan menjadi kendala dalam perekrutan, maka umumnya di negara maju sudah menggunakan jasa pencari kerja secara online, selain cepat dan murah juga mendapatkan tenaga kerja yang handal dan berkualitas.
  6. Membantu mengembangkan sistem informasi sumber daya manusia sehingga dapat menyediakan informasi yang akurat tentang kegiatan sumber daya manusia dan unit-unit organisasi; setiap personil diharapkan ikut membantu mengelola data informasi yang cukup banyak guna ketersediaan informasi yang luas yang bermanfaat bagi organisasinya dan dapat memperkenalkan segala aktivitasnya ke dunia luar melalui teknologi informasi.

Oleh sebab itu, perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan tujuan awal setiap organisasi, dengan cara memaksimalkan sumberdaya manusianya, memotivasi setiap individunya, serta mengembangkan sarana dan prasarana penunjangnya agar keefektifan organisasi dapat tercapai. Hal ini diperlukan agar organisasi bisa terus bertahan, berkualitas dan dapat berkembang sesuai dengan tuntutan perubahan yang sangat cepat dan berkompetisi.

about author

Helmi Pratomo S.Sos., M.M.

197902251998031001

Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher