Blog Sivitas

Bagi kebanyakan orang Indonesia, cara membuat keju merupakan hal yang asing, bukan karena cara membuat keju itu susah tapi lebih karena cara membuat keju adalah hal yang tidak pernah terpikirkan oleh mereka. Selain karena mungkin tidak senang makan keju, juga karena keju bukan makanan yang cocok buat lidah mereka. Tapi apakah semua orang Indonesia tidak mau belajar cara membuat keju Tentu tidak, karena bagi orang yang berwatak bisnis, membuat keju adalah ladang penghasilan baru mereka. Banyaknya orang yang belajar cara membuat keju sekarang karena seiring dengan permintaan keju dalam pasar lokal dan internasional yang semakin meningkat.

Keju merupakan jenis makanan olahan atau produk yang berasal dari olahan susu, dibuat melalui proses pengentalan / kougulasi yang bertujaun memisahkan zat-zat padat dalam susu. Di dalam Keju terdapat hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor yang baik bagi kesehatan anda. Untuk membuat keju, tidak terbatas pada susu sapi saja, anda juga dapat menggunakan kambing, domba, kerbau, unta, bahkan susu kuda juga bisa dijadikan bahan membuat keju. Saat ini, sudah banyak menu makanan yang menggunakan keju ini sebagai bahan dasarnya, baik masakan maupun kue-kue atau cake kesukaan si kecil sudah sering ditambahkan keju. Namun karena harga keju yang relative tidak murah, menjadikan masakan berbahan dasar keju agak mahal pula harganya. Jangan khawatir, Anda dapat tetap menyajikan menu keju favorit, sekaligus menghemat pengeluaran dengan berkreasi membuat keju sendiri dengan jalan belajar membuat keju di rumah sendiri.
Prinsip pembuatan keju adalah bahwa protein dalam keju mengalami flokulasi dan mengikutkan 90 persen lemak susu dalam pengolahan. Keju dapat dibuat dengan mengendapkan protein menggunakan suatu asam. Asam tersebut dapat dihasilkan oleh bakteri atau asam yang ditambahkan. Apabila menggunakan asam, dapat digunakan asam asetat, asam laktat, asam sitrat dan dapat pula digunakan asam alami seperti sari buah sitrun. Susu dipanaskan 80-90C dan asam ditambahkan berupa tetesan sambil dilakukan pengadukan sampai massa terpisah, setelah curd ditiriskan, dapat diproses lebih lanjut. Teknik dan variasi pembuatan keju dapat dilakukan/dikembangkan menurut kreativitas yang tak terbatas. Misalnya dengan penambahan biji-bijian, herba, minuman beralkohol, potongan buah-buahan dan pewarna ke dalam curd. Pewarna yang digunakan biasanya adalah merah annatto. Penambahan garam ke dalam keju biasanya adalah untuk menurunkan kadar air dan sebagai pengawet. Di dunia terdapat beragam jenis keju. Pada cara membuat keju kali ini porsinya tidak banyak karna khusus untuk dibuat dan dikomsumsi di rumah saja Berikut adalah bahan cara membuat keju :
Bahan untuk membuat keju sederhana:
1. Siapkan 2 gelas susu segar sebagai bahan utama pembuatan keju.
2. Siapkan 4 sendok teh cuka makan atau air jeruk lemon.
3. Sediakan Garam secukupnya.
Langkah membuat keju sederhana:
1. Mulai pembuatan keju dengan memasak susu dalam panci dan terus diaduk sampai mendidih. (susu harus terus diaduk agar tidak hangus atau lengket).
2. Setelah susu mendidih, biarkan air rebusan susu, tutup panci jangan terlalu rapat agar uap panas bisa keluar.
3. Kemudian, tambahkan 4 sendok cuka/air lemon, ini untuk memisahkan zat padat pada susu dengan zat cair (whey).
4. Aduk rata cuka dalam bahan keju tersebut selama kurang lebih 5-10 menit
5. Setelah zat padat (gumpalan susu) terpisah, siapkan saringan kelapa (saringan kawat) dengan dilapisi kain bersih untuk menyaring bakal keju tersebut.
6. Saring sampai benar-benar terpisahkan airnya, dengan cara diteka-tekan pelan saja.
7. Kemudian, campur hasil perasan (gumpalan keju) dengan garam secukupnya.
8. Setelah tercampur, masukkan keju tersebut dalam wadah bersih / boleh juga dibiarkan dalam bentuk bulat.
9. Setelah keju dingin, masukkan dalam lemari es untuk kemudian dinikmati seperti biasa.
Perlu diketahui bahwa keju mudah sekali kering bila telah dibuka bungkusnya. Jadi perlu diketahui pula beberapa tips agar keju tetap segar dan lebih tahan lama, diantaranya sebagai berikut:
1. Sebelum menyimpan keju dalam wadah, lapisi dahulu keju dengan kertas alumunium foil kemudian bungkus rapih dan masukkan dalam wadah tertutup rapat.
2. Setelah mengambil keju untuk dikomsumsi jangan lupa rapikan kembali bungkusan alumunium foil dan rapatkan kembali tutup wadah kejunya.
3. Simpan keju dalam lemari es dalam rak khusus. Jangan campurkan keju dengan bahan makanan yang memiliki aroma menusuk seperti; ikan, daging, maupun sayur atau buah yang menyengat.
4. Simpan keju dalam suhu 5-10 derajat celcius (bisa di rak dibawah freezer).
5. Jangan pernah membekukan keju! Karena bila keju beku, akan mengurangi kandungan nustrisi, kualitas kelembutan, aroma, serta rasa kejunya.

Selain cara membuat keju, perlu diketahui pula cara mempertahankan aroma serta kelembutan keju yang telah dibuat. Untuk mempertahankan aroma si keju, jangan pernah mencampurkan keju yang masih utuh dalam makanan atau adonan yang ingin Anda olah, namun potong-potong atau parutlah terlebih dahulu keju sebelum digunakan. Sedangkan cara menjaga kelembutan (mempertahankan kepadatan tidak lembek) adalah, setiap kali selesai digunakan, simpan keju dengan menutup rapat wadah tempat keju kemudian menyimpannya dalam posisi terbalik.

about author

R. Haryo Bimo Setiarto S.Si., M.Si.

198801272009121002

Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher