Blog Sivitas


ABSTRACT

Increasing population and genetic quality by artificial insemination method has been succeed apply in Indonesia. Sexing sperm technology by bovin serum albumin column method was succeeding to separate X and Y spermatozoa until a level on 71-76 persen. In this research has been conducted the artificial insemination for testing fertility level of frozen sexing sperm an dairy cow compared with frozen sperm without sexing process. The aim of this research is to discover the Non Return Rate (NRR), Service per Conception (S/C) and Conception Rate (CR) value as fertility level parameter. The result has been obtained on the research shows that NRR 63 day X spermatozoa: 70.33 persen and Y spermatozoa: 52.5 persen. The CR value on X spermatozoa: 56.33 persen and Y spermatozoa: 48.5 persen. The S/C value on X spermatozoa: 1.78 persen and Y spermatozoa: 1.97 persen.From the results shows that the quality is decrease on the separation and frozen sexing sperm process compared with on the sperm without sexing, but it still can be used for artificial insemination application process.

Key words: X-Y spermatozoa, sexing sperm, fertility level


ABSTRAK

Peningkatan populasi dan mutu genetik ternak dengan metode inseminasi buatan telah berhasil diterapkan di Indonesia. Teknologi sexing sperma dengan metode kolom bovine serum albumin berhasil memisahkan spermamatozoa X dan Y sampai tingkat 71-76 persen. Pada penelitian ini dilakukan inseminasi buatan untuk menguji tingkat fertilitas sperma sexing beku pada sapi perah dibandingkan dengan sperma beku tanpa sexing. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai Non Return Rate (NRR), Service per Conception (S/C) dan nilai Conception Rate (CR) sebagai parameter tingkat fertilitas. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan nilai NRR 63 hari spermatozoa X: 70.33 persen dan spermatozoa Y: 52.5 persen. Nilai CR spermatozoa X 56.33 persen dan spermatozoa Y: 48.5 persen. Nilai S/C spermatozoa X: 1.78 persen dan spermatozoa Y: 1.97 persen. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses pemisahan dan pembekuan sperma sexing menyebabkan penurunan kualitas dibandingkan sperma tanpa sexing, tetapi masih dapat digunakan untuk aplikasi inseminasi buatan.

Kata kunci: spermatozoa X-Y, sexing sperma, tingkat fertilitas

about author

Muhammad Gunawan M.Si.

197605262006041008

Pusat Penelitian Bioteknologi

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher