Blog Sivitas

Hard disk dengan kapasitas besar yang dipasang pada komputer PC atau
Laptop umumnya dipartisi menjadi beberapa bagian. Untuk Hard disk
baru yang dipsang di laptop atau komputer PC dan nantinya akan diinstal
sistem operasi, baik Microsoft Windows maupun sistem operasi lain,
sebelumnya harus dipartisi menjadi beberapa bagian misalnya C, D, E dan
seterusnya sesuai keperluan. Umumnya partisi C akan diaktifkan dan digunakan
untuk menyimpan sistem operasi sedangkan partisi lainnya misalnya D, E, F dan
seeterusnya digunakan untuk menyimpan data-data. Namun kadang-kadang masyarakat
khususnya End User tidak pernah menghiraukan masalah partisi ini, dan
mereka meyimpan sistem operiasi di drive C dan data-data juga disimpan di
drive yang sama. Dengan kata lain masyarakat yang awam apabila membeli
komputer atau laptop tidak pernah memperhatikan masalah partisi ini, yang
penting komputer bisa digunakan dan sistem operasi yang digunakan umumnya
menggunakan Windows 8. Jika demikian apa yang harus dilakukan Karena Anda
menggunakan Microsoft Windows 8, amaka bisa dengan mudah mempartisi
kembali atau memanfaatkan fitur baru dari Windows 8 bernama Virtual Hard
disk
.


Microsoft sebenarnya sudah memperkenalkan teknologi ini melalui
Microsoft Virtual PC dan Virtual Server beberapa waktu lalu. Jika
Anda pernah menggunakan Microsoft Virtual PC selain digunakan untuk
menciptakan mesin virtual, juga digunakan untuk membuat virtual
disk
. Namun tentu saja Virtual Hard disk yang ada di Virtual
PC dan Virtual Server berbeda degan Virtual Hard disk yang
disediakan Microsoft Windows 8. Virtual Disk yang ada di
Microsoft Windows 8 merupakan salah satu fitur baru yang ada di sistem
operasi terbaru keluaran Microsoft ini.


Virtual Disk sangat bermanfaat terutama jika Anda akan menyimpan
dokumen yang akan disharing dalam suatu jaringan. Dengan virtual disk,
Anda bisa mengaturanya dan hanya drive virtual saja yang akan
sharing, sehingga pengguna dalam jaringan Homegroup atau LAN
(Local Area Network)hanya akan mengunakan dan mengambil data atau dokumen dari
disk virtual. Dengan demikian tentu pengguna dalam suatu jaringan tidak
leluasa keluar dan masuk serta mencari data di drive lain, karena tidak
akan menemukan drive lain yang di sharing selain virtual
disk
.


Dengan fitur yang disediakan Microsoft Windows 8, sistem keamanan data
akan jauh lebih baik, karena tidak semua orang bisa memasuki sebuah komputer
dalam jaringan yang menggunakan Microsoft Windows 8 sebagai sistem
operasinya. Karena selain akan diproteksi dengan fitur Bitlocker dan UAC
(User Account Control), disk yang akan disharing juga dibuat
secara virtual. Maka dengan demikian disk yang ada di komputer
Windows 8 akan terhindar dari penggunaan data yang tidak syah oleh
pengguna dalam jaringan.


Bagaimana Membuat Virtual Disk


Berbeda untuk mendefinisikan atau membuat virtual disk di Microsoft
Virtual
PC atau Microsoft Virtual Server dengan di Microsoft
Windows 8
. Setelah jadi pun penggunaannya sangat berbeda, virtual
disk
di Virtual PC atau Virtaul Sever jalan di atas mesin
virtual sedangkan virtual disk jalan di atas Microsoft Windows
8
tanpa menggunakan mesin virtual.


Untuk membuat virtual disk di Microsoft Windows 8 tidak sulit,
yang pasti hard disk di komputer Anda harus tersedia space kosong.
Kemudian selanjutnya Anda buat direktori di harddusk tersebut yang
nantinya akan dijadikan sebagai virtual disk. Sebagai contoh buatlah
folder atau direktori di komputer Anda dan berinama sesuai keinginan Anda,
misalnya VIRTUAL_DISK. Kemudian setelah itu baru membuat virtual
disk
di Microsoft Windows 8.


Adapun langkah yang harus dilakukan untuk membuat virtual disk di
Windows 8 tersebut adalah sebagai berikut:


  1. Klik kanan di Computer dan klik Manage. Setelah Anda mengklik
    pilihan Manage, komputer akan menampilkan kotak dialog Computer
    Management
    .
  2. Lalu klik Storage, kemudian lanjutkan dengan mengklik tepat di atas
    Disk Management(local). Coba perhatikan setelah Anda mengklik
    Storage dan di sebelah kanan akan terlihat Disk Management(local)
    dan disebelahnya terlihat Virtual Disk Manager.
  3. Klik Action dan klik Create VHD (Virtual Hard Disk),
    setelah itu komputer Windows 8 Anda akan menampilkan kotak dialog
    Setup Create and Attach Virtual Hard Disk. Selanjutnya klik tombol
    Browse, selanjutnya Anda cari nama folder yang telah dibuat
    sebelumnya, misalnya VIRTUAL_DISK, kemudian di kolom File Name, ketikkan
    nama file baru untuk Virtual Hard Disk Anda, misalnya VIRTUAL, lalu klik
    tombol Save. Setelah menekan tombol Save Anda akan dibawa ke
    halaman sebelumnya, disini Anda diminta untuk menentukan space atau ruang
    yang digunakan sebagai Virtual Disk.
  4. Dalam menentukan disk ini Anda harus menyesuaikan dengan kapasitas
    space hard disk yang masih tersedia. Setelah itu tentukan banyaknya
    space yang akan digunakan sebagai Virtual Hard Disk, misalnya 20
    GB, caranya ketikkan di kolom Virtual Hard disk size, lalu klik dan pilih
    GB, selanjutnya Anda klik pada pilihan Fixed size
    (Recommended) dan klik OK. Setelah itu komputer akan bekerja dan
    tunggu sampai proses pembuatan (Creating Virtual Disk) selesai
    dilaksanakan dan di jendela Computer Management akan terlihat hard
    disk virtual
    yang jumlah spacenya sesuai dengan yang Anda tentukan,
    misalnya 20 GB.

Memformat Virtual Hard disk


Jika sebelumnya Anda sudah membuat Virtual Disk namun belum diformat,
maka ketika Anda menjalankan komputer kembali dan berada di Computer
Management, virtual hard disk
tersebut tidak akan tampak. Untuk
menampilkannya, dari Computer Management klik Storage, lalu klik
Disk Management dan klik menu Action dan klik Attach VHD,
lalu setelah itu akan tampil kotak dialog Attach Virtual Hard Disk,
kemudian klik tombol Browse dan klik nama virtual hard disk yang
sudah dibuat sebelumnya, misalnya Virtual.vhd, selanjutnya klik tombol
Open dan klik OK.


Setelah virtual hard disk tampil kembali di jendela Computer
Management
, selanjutnya Anda harus menggunakan pilihan New Simple
Volume
dengan tujuan agar virtual hard disk tersebut bisa di format
dan digunakan sebagaimana layaknya hard disk baru. Untuk jelasnya ikuti
langkah berikut ini.


  1. Klik kanan tepat di atas vartual hard disk tersebut, lalu klik
    New Simple Volume. Setelah itu komputer Microasoft Windows 8 Anda
    akan menampilkan jendela Wizard. Untuk melanjutkan Anda klik tombol
    Next dari jendela Wizard tersebut.
  2. Selanjutnya Anda tentukan dan ataur Specify Volume Size. Setelah
    ditentukan atau bisa juga menggunakan nilai defaultnya teruskan dengan mjenekan
    tombol Next kembali.
  3. Setelah Anda menekan tombol Next, Microsoft Windows 8 akan
    menampilkan kotak dialog Assign Drive Letter or Path. Di sini Anda
    diminta menentukan apakah akan menggunakan pilihan Mount in the following
    empty NTFS folder
    atau memilih Assign the following drive letter.
    Untuk keperluan virtual hard disk ini Anda pilih Assign the following
    drive letter
    , dan pilih drive yang akan digunakan, misalnya G
    atau defaultnya yaitu F. Untuk kali ini Anda pilih saja G, karena biasanya F
    digunakan untuk hard disk external atau USB Flash Disk.
  4. Untuk proses selanjutnya Anda klik saja Next. Setelah itu kotak
    dialog Format Partition akan tampil dan Anda diminta untuk menentukan
    pilihan yang akan diambil. Untuk itu pilih saja Format this volume with the
    following setting
    . Untuk jenis format yang digunakan And apilih saja NTFS
    dan sedangkan untuk pilihan Allocation Unit Size pilih Default,
    lalu pada pilihan Perform a quick format beri tanda centang di depan
    pilhan tersebut dan klik Next.
  5. Setelah menekan tombol Next yang terakhit ini akan tampil kotak
    dialog Finish. Untuk pilihan ini Anda langsung tekan tombol Finish
    untuk mengakhiri pekerjaan tersebut.
  6. Untuk mengubah nama volume drive tersebut, klik kanan di virtual
    hard disk
    tersebut dan klik Properties. Kemudian ketikkan nama
    hard disk virtual Anda, misalnya VIRTUAL, lalu klik tombol
    Apply atau OK untuk mengeksekusi penggantian nama volume
    sekaligus menutup kotak dialog properties tersebut.


Dengan fitur Virtual Hard disk ini, maka kemampuan Microsoft
Windows 8
sebagai sistem operasi sangat lengkap, baik dari segi keamanan,
kenyamanan maupun dalam hal management hard disk. Terlepas dari kemampuan
tersebut tergantung kepada kita yang menggunakan sistem operasi ini, apakah
mampu memanfaatkan teknologi ini dengan baik atau tidak. Jika mampu
mengekplorasi dan menemukan fitur-fitur baru, maka baru manfaat sistem operasi
ini akan terasa, sedangkan apabila Microsoft Windows 8 hanya digunakan
sebagai lintasan menuju suatu aplikasi saja tentu sangat disayangkan. Namun
demikian tentu saja Microsoft Windows 8 sebagai sistem operasi tercanggih
dan terbaik untuk saat ini terutama dilingkungan desktop.

about author

Tutang M.M.

196206061983021003

Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Komentar (2)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher