Blog Sivitas


Sejak beberapa tahun lalu, tren pasar laptop dunia, terutama di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Adanya  laptop hybrid sudah menjadi tren yang sangat digemari oleh kaum anak muda yang membuat penjualan laptop jadul menjadi berkurang drastis, sehingga para produsen pun berbondong-bondong memproduksi laptop 2in1 itu untuk mengikuti keinginan pangsa pasar.

Bagi kelas entry level yang tidak masuk dalam golongan gadget antusias, laptop hybrid mungkin masih terasa aneh. Sederhananya laptop hybrid adalah perangkat lunak dengan dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai komputer portabel dan tablet PC. Jika ingin mengubah penggunaan menjadi mode tablet PC, pengguna cukup melepaskan bodi layar dan keyboard.

Agar mendukung dual fungsi tersebut, laptop hybrid pun disediakan dengan dual sistem operasi, yaitu windows untuk fungsi laptop dan android untuk fungsi tablet PC. Dual sistem operasi menjadikan laptop hybrid lebih mudah karena dapat menggunakan aplikasi dari Windows Market dan Google Play sekaligus sehingga mobilitas pengguna dapat berjalan dengan lebih baik.

Mempertimbangkan keunggulan yang dipunyai dari segi kepraktisan dan kecanggihan perangkat, calon konsumen mungkin cemas akan harga yang harus dibayar untuk mendapatkan laptop hybrid itu. Meski pada awal kemunculannya laptop 2in1 memang dibanderol sangat tinggi, tetapi saat ini sudah tersedia banyak produk laptop hybrid dengan harga ekonomis, antara lain :

·         Laptop Acer Switch One SW1-011-10C4

Saingan terberat dari perusahaan Axioo dengan spesifikasi dan rentang harga yang sama yaitu datang pada perusahaan laptop bernama Acer Switch One SW1-011-10C4 yang dipasarkan seharga 3,4 juta di Indonesia. Switch One beroperasi di windows 10 professional untuk mode laptop dan dapat dibuah menjadi windows phone untuk mode tablet. Layarnya disediakan dengan IPS HD berukuran 10.1 inci.

RAM standart yang ada Acer Switch One memiliki kapasitas 2GB yang dapat diekspansi hingga 4GB. Sayangnya, processor yang digunakan agak terkesan sedikit jadul, yakni sebatas Intel Atom Quad Core. Tetapi hal tersebut cukup teratasi karena Acer menggantinya dengan mode dual penyimpanan seperti e-MMC sebesar 32GB dan HDD internal sebesar 500GB yang memang saat ini menjadi standar kebanyakan laptop.

·         Laptop Axioo Windroid 10 G+

Sebagai produk lokal Indonesia yang juga sedang mencoba go international, Axioo tetap memproduksi perangkat pintar sesuai tren dengan harga yang terjangkau tetapi tetap juara dalam kualitas. Untuk laptop hybrid sendiri, Axioo sudah meluncurkan beberapa produk di bawah lini Windroid (Windows + Android). Produk unggulannya adalah Windroid 10 G+.

Windroid 10 G+ diberi harga dalam range 3 jutaan. Sistem operasinya menggunakan windows 10 professional dan Android Lollipop 5.1 dengan luas layar sebesar 10.1 inci berjenis IPS Capacitive Multi Touch 5 Point. Sayangnya, meski ketajaman layar sangat bagus, Axioo tidak menggunakan proteksi layar gorilla glass sehingga pengguna harus mengaplikasikan pelindung layar tambahan lagi.

Processor Windroid 10 G+ menggunakan Intel Bayltraill berkekuatan Quad Core yang sangat cepat dalam kedua sistem operasi. RAM yang disediakan berkapasitas 2GB. Sayangnya, kapasitas penyimpanan hanya menggunakan e-MMC 32GB meski dapat ditambahkan dengan memori ekstrenal hingga 128GB. Keunggulan lain dari Windroid 10 G+ yaitu dar segi kapasitas baterai besar yaitu sebesar 6000 mAH.

Kisaran harga laptop hybrid tergolong lebih tinggi jika dibandingkan laptop slot online konvensional, tetapi sebanding dengan kemudahan yang diberikan. Sebab itu, laptop hybrid lebih disarankan bagi pengguna yang memang punya mobilitas tinggi dan tidak ingin dibuat ribet dengan membawa laptop dan tablet secara bersamaan.

about author

Dadang Kusnandar

196012121983031018

Biro Umum

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher