Blog Sivitas

Belakangan ini kita sering mendengar beberapa kasus tentang kekerasan yang dilakukan di sekolah. Dengan adanya hal-hal seperti ini apakah peranan seorang guru perlu untuk dipertanyakan?  Tidak bisa dipungkiri jika peranan seorang guru di sekolah sangatlah penting. Guru adalah orangtua bagi semua siswa di sekolah. Tidak jarang beberapa dari siswa akan merasa nyaman bila guru mereka mampu menunjukkan sikap yang baik dan menyenangkan. Sebaliknya, bila guru mereka tidak dekat dengan siswa hubungan antara siswa dan murid hanya akan acuh tak acuh. Padahal seorang guru seharusnya mampu untuk berbaur dengan siswa mereka untuk memahami minat serta bakat mereka. Hal ini diperlukan guna untuk membantu tumbuh kembang mereka dengan menerapkan metode yang sesuai.

 

Untuk itulah dikatakan mengapa sikap dan kompetensi seorang guru akan mempengaruhi perkembangan anak di sekolah. Seorang siswa umumnya akan mengevaluasi, menjelajah dan mencontoh hal-hal yang ada di lingkungan sekolah mereka. Dalam hal ini, seorang guru harus mampu untuk bersikap secara bijaksana dan berhati-hati.


 


“Seorang guru yang terbaik akan mendidik dan mengajar dari hati, bukan hanya buku. Dari sikap seorang guru lah, murid akan belajar.”

 

Begitulah bunyi kata mutiara guru yang bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi seorang guru. Seorang guru tidak hanya harus memiliki wawasan yang luas. Tetapi, dalam hal perilaku pun seorang guru harus mampu menunjukkan bagaimana tata krama sopan santun itu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Hal sederhana yang bisa dicontohkan oleh seorang guru adalah mulai dari hal dasar yaitu membiasakan tegur sapa dengan sesame rekan guru, staff sekolah, siswa dan para orangtua siswa. Bersikap ramah ini penting sebagai salah bentuk keperdulian. Jika seorang guru bersikap acuh tak acuh tentu seorang siswa juga akan meniru hal itu. Itulah mengapa seorang guru dituntut untuk mamperhatikan sikap mereka. Mulai dari cara berpakaian hingga tutur kata.

 

Sebagai guru kita tidak bisa hanya memberikan ceramah tentang sopan santun jika kita sendiri tidak bisa untuk berbusana dan bertutur kata yang sopan. Dalam lingkungan sekolah, cobalah untuk lebih memperhatikan penampilan agar tidak terlalu mencolok karena hal ini hanya akan membuat suasana belajar mengajar di kelas terganggu. Sistem belajar mengajar di sekolah juga sebaiknya menggunakan tutur kata yang sopan dan jelas.

 

Kenyataannya, memang sulit saat ini untuk menemukan guru yang bisa menempatkan diri mereka sebagai pendidik dan juga teman belajar bagi siswa. Padahal salah penentu seorang guru dapat dikatakan menjadi guru professional ialah saat seorang guru bisa membangkitkan sikap keperdulian, kasih sayang dan tanggung jawab terhadap siswa mereka. Bahkan beberapa penelitian menyembutkan bahwa guru yang mampu menerapkan sikap-sikap baik ini membawa pengaruh positif untuk tumbuh kembang siswa karena wawasan yang luas, sikap yang sopan, serta kasih sayang membuat siswa merasa nyaman dan terkesan. Alhasil, siswa akan jauh lebih semangat dan termotivasi dalam mengikut kegiatan belajar mengajar di kelas dan bahkan menimbulkan kesan-kesan tersendiri bagi mereka.

 

Belajarlah untuk menjadi guru yang bijaksana dalam berpikir, berkata dan berperilaku karena hal-hal kecil inilah yang nantinya akan menjadi contoh bagi peserta didik. Sesekali kalian sebagai guru juga bisa memberikan sesi diskusi mengenai permasalahan yang mereka hadapi dengan memberikan beberapa nasehat dan cerita kehidupan dengan menyelipkan sedikit kata bijak guru untuk siswa. Nantinya, kalian juga pasti akan merasa sangat bangga bisa membentuk kepribadian siswa dengan perkembangan positif karena usaha yang kalian lakukan selama ini.

about author

Badru Taufik

197201142009101001

Biro Umum

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher