Blog Sivitas

Anda mungkin tidak heran dengan situs WordPress, namun bagaimana dengan WordPress htaccess? Istilah itu adalah sesuatu yang familiar bagi kalangan blogger, namun tidak dengan masyarakat pemula secara general. Maka dari itu, pada ksempatan kali ini akan membahas mengenai htaccess, hubungannya dengan WordPress, hingga fungsinya.

Sebelum mempelajari mengenai htaccess, hal dasar yang perlu dimengerti terlebih dahulu adalah mengenai WordPress. Sebab, dalam hal ini WordPress adalah domain utama di mana htaccess tersebut akan ditambahkan. WordPress sendiri merupakan situs microblogging populer dengan jumlah user terbanyak di seluruh dunia, bersaing sengit dengan Blogger.

WordPress punya dasar sistem open source sehingga dapat disinkronisasi dan dikostumisasi sesuka hati oleh penggunanya. Secara garis besar, pengoperasian WordPress tidak berbeda jauh dengan aplikasi Microsoft Word. Selain itu, aksesnya gratis tanpa dipungut biaya. Seiring berjalan waktu, ditambah dengan dukungan hadirnya htaccess yang bertujuan untuk mengoptimalkan kegiatan blogging di WordPress.

Sebenarnya, htaccess hanyalah salah satu file teks simpel dengan format American Standard Code for Information Exchange (ASCII). Format tersebut adalah kode program yang bersifat universal dan mudah dipahami. Sehingga, htaccess dengan dasar format ASCII pun sangat gampang dibangun dan diaplikasikan. Untuk htaccess adalah file format yang berkaitan dengan kegiatan sebuah website.

Biasanya, htaccess merupakan file konfigurasi atau pengaturan di mana umum dipakai untuk server web Apache. Jika Anda belum mengerti tentang server Apache, maka server tersebut adalah jaringan yang menggunakan bahasa pemrograman HTTP dengan ciri khas domain WWW. Dengan kata lain, hampir seluruh alamat situs di dunia menggunakan server itu.

Meskipun terdengar cukup susah, sebenarnya dari segi pembuatan htaccess sangatlah sederhana. Bahkan pengguna internet yang baru mempelajari bahasa pemrograman dapat  melakukannya. Caranya adalah dengan menuliskan kode pada aplikasi notepad, lalu save. Metode pengaplikasiannya yaitu  dengan menyalin dari notepad ke halaman website yang diinginkan untuk mengubah pengaturan situs dari semua sisi.

Membicarakan mengenai fungsi htaccess sendiri, ada beberapa fungsi utama untuk para usernya. Di bawah ini adalah kegunaan dari htaccess. Mari kita simak bersama-sama.

·         Dapat Menempa Situs Menggunakan Format SSI

SSI merupakan format bahasa pemrograman yang merupakan akronim dari Server Side Include. Format ini merupakan kode program untuk bisa menambahkan suatu konten ke dalam konten lain yang telah ada sebelumnya. Guna menggunakannya pada sebuah situs, Anda memerlukan kode htaccess dan mengombinasikan dua duanya.

·         Dapat Memmblokir Beberapa Pengguna Yang Ingin Mengakses Situs Anda

Melalui beberapa kode, Anda sudah dapat memblokir akses user dengan alamat IP dan juga mereka yang diarahkan ke website Anda dari mesin pencari Yahoo. Untuk alamat situs atau mesin pencari yang dipakai, Anda dapat melihatnya dari statistik halaman website Anda. Di sana dijabarkan secara detail informasi pengakses situs, mulai dari asal negara, alamat IP, jenis perangkat yang dipakai, sumber mesin pencari, dan lainnya.

·         Dapat Memberi Info Ke Pengunjung Situs Pada Halaman atau Direktori Baru

Bila Anda melakukan desain ulang secara keseluruhan terhadap website milik Anda, secara otomatis nama dan domain berubah. Dalam kasus begitu, jika ada pengunjung yang mampir dengan memasukkan alamat website lama, maka akan ada pemberitahuan ‘error 404 not found’ atau situs tidak ditemukan. Anda bisa menghindari kehilangan satu pengunjung situs dengan cara melakukan pengalihan otomatis user dari domain lama ke halaman baru yang juga efektif bagi WordPress htaccess.

·         Mencegah Pengunjung Untuk Tau Mengenai File Htaccess Website

File htaccess sering kali tidak dilindungi sehingga pengunjung website dapat dengan gampang mengaksesnya. Hal tersebut dianggap sepele, padahal memegang peranan yang krusial. Jika oknum pengunjung tidak bertanggung jawab sampai mengetahui kode htaccess website, maka mereka bisa  dengan gampang memanipulasinya untuk keperluan pribadi mereka.


Sumber: Aplikasi kasir

about author

Dadang Kusnandar

196012121983031018

Biro Umum

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher