Blog Sivitas


Ramin adalah salah satu jenis pohon unggulan terutama di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Keberadaannya saat ini mulai langka akibat aktivitas eksploitasi berlebihan sehingga CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) memasukkannya pada golongan Appendix 2. Jenis ini merupakan jenis dengan habitat asli di daerah rawa gambut (menyukai daerah semi basah). Di Indonesia, nama ramin pada jenis ini diberikan pada 10 dari 30 jenis pohon anggota marga Gonystylus (Thymeleaceae). Dari 10 jenis tersebut yang popular diperdagangkan adalah jenis Gonystylus bancanus (Miq.) Kurz. Penelusuran di lapangan, dimana kami berkesampatan ke daerah Riau sebagai salah satu sumber keberadaan ramin bahwa ramin terdiri atas berbagai jenis diantaranya ramin batu, ramin hitam, ramin merah, ramin putih, ramin kuning. Melihat referensi, ternyata G. bancanus (Miq.) Kurz merupakan jenis dengan nama ramin telur.


 


Taksonomi dan profil ramin


Ramin merupakan jenis unggulan terutama daerah Sumatera dan Kalimantan. Jenis ini dapat tumbuh optimal pada lahan gambut, tanah berpasir dan tanah liat yang sewaktu-waktu tergenang air dengan kondisi cukup basah dan terlindung dari sinar matahari langsung. Jenis ini tumbuh optimal pada daerah iklim basah dengan range ketinggian hingga 100 m dpl (dari permukaan laut). Jenis paling popular adalah G. bancanus (Miq.) Kurz. Di Indonesia, ramin ini dikenal dengan nama lain gaharu buaya dan ramin telur sedangkan di Malaysia dikenal dengan ramin telur. Beberapa nama daerah untuk jenis ini adalah lapis kulit, medang ramuan, menamang, panggatutup, pinang baek, pulai miang (Sumatera), gaharu, garu buaya, gerima, medang keladi, merang, ramin (Kalimantan). Beberapa nama di negara lain adalah lanutan bagio (Filipina), melawis (Malaysia, Inggris, Amerika Serikat), ramin (Inggris, Amerika Serikat, Perancis Spanyol, Itaklia Swedia). Daerah penyebaran jenis ini adalah Sumatera Utara, Riau (Bengkalis), Sumatera Selatan, Jambi dan seluruh Kalimantan. Secara singkat berikut ditampilkan taksonomi jenis ini disertai gambar pohon daun dan buah (Gambar 2) dibawah ini.


Kerajaan                 : Plantae (tumbuhan)


Filum                      : Tracheophyta


Kelas                       : Magnoliopsida


Ordo                       : Malvales


Famili                      : Thymelaeaceae


Jenis                        : Gonystylus


Spesies                    : Gonystylus bancanus (Miq.) Kurz


Nama lokal : gaharu buaya, ramin telur


 


 


 


 


 


 



                                                                                                       


 


 


 


 


 


 


 


                                                                                      


 


Gambar 1. Pohon daun dan buah ramin telur / G. bancanus (Miq.) Kurz (foto diperoleh dari berbagai sumber seperti tercantum di referensi)


 


Tabel 1 berikut ini menjelaskan beberapa karakter sifat dasar jenis ramin telur diantaranya sifat fisis, mekanis dan kimia.


 


Tabel 1. Beberapa sifat dasar ramin telur / G. bancanus (Miq.) Kurz


 


No.

Sifat

Parameter

Nilai

1

Fisis

BJ

0,63 (0,46-0,84)

Kelas kuat

II-III

2

Mekanis

Keteguhan lentur statik : tegangan pada batas patah

510 kg/cm2 (b);

858 kg/cm2 (k)

Modulus elastisitas

134000 kg/cm2 (b);

139000 kg/cm2

Keteguhan sejajar serat

257 kg/cm2 (b);

476 kg/cm2 (k)

3

Kimia

Kadar

 

Selulosa

62%

Lignin

29,5%

Pentosa

19%

Abu

0,5%

Kelarutan

 

Alkohol-benzene

6,1%

Air dingin

1,1%

Air panas

3,4%

NaOH 1%

11,5%


Keterangan : (b) basah, (k) kering


 


Kayu ramin telur secara umum memiliki kelas awet V. Kayunya berwarna coklat kekuningan. Jenis ini mudah terserang bubuk kayu basah dan jamur biru. Keterawetan kayu ini adalah termasuk mudah diawetkan. Kegunaan jenis ini adalah untuk konstruksi ringan di bawah atap, sebagai mebel maupun kayu lapis. Kayu ini juga mengandung gaharu. Pengembangan pemanfaatan kayunya masih bisa dieksplore lebih jauh dengan lebih mengetahu karakteristik pertumbuhan dan sifat dasarnya secara lebih detail.  


 


 


Program CITES 2019, Riau : mengenal petani pembibitan di Desa Temiang, Riau (realitas di lapangan yang perlu dukungan optimal pemerintah)


Berkunjung ke Desa Temiang, Siak, Riau kami bertemu dengan beberapa petani pembibitan. Mereka diantaranya Pak Adi dan Pak Yasar. Pak Adi bercerita bahwasanya dalam beberapa tahun belakang ini (sekitar 2 tahun) usaha pembibitan dan persemaian berbagai jenis tanaman hutan mulai hidup di Desa Temiang tempat beliau tinggal. Usaha ini dijalankan dengan swadaya masyarakat. Ada yang bergerak secara individu dan adapula yang bergerak dengan label keorganisasian. Beberapa jenis bibit yang diusahakan antara lain ramin kuning, meranti bakau, punak, meranti bunga, suntai dan lain sebagainya. Harga perbibitpun bervariasi mulai dari Rp 5000,00 hingga berkisar Rp 10000,00 tertgantung jenis dan umur bibit. Banyak pesanan yang didapatkan baik dari individu maupun instansi baik swasta maupun pemerintah. Pak Adi bercerita selama ini beberapa jenis diantaranya ramin sering dipesan oleh BRG (Badan Restorasi Gambut) dengan bilangan jumlah yang cukup banyak hingga puluhan ribu untuk agenda restorasi beberapa wilayah lahan gambut di sekitar daerah tersebut. Bibit didapatkan dari anakan alam dengan kata lain metode pembiakan yang dipakai adalah metode generatif (biji). Metode ini tergolong metode konvensional dimana tidak diperlukan usaha lebih dalam merekayasa atau memodifikasi teknis pembiakannya. Petani hanya perlu mengambil semai anakan atau biji-bijian yang terdapat di lantai hutan disekitar pohon inti tumbuh. Metode ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya diantaranya adalah relatif mudah dan murah. Namun demikian, kekurangan yang dimiliki diantaranya tidak diketahui secara pasti indukan yang didapat karena bercampur baur dengan pohon lain dalam jenis yang sama sehingga tidak dapat dipastikan kemiripian sifat dengan indukannya. Selain itu, anakan dengan metode generatif diduga memiliki pertumbuhan tergolong lambat. Metode ini juga memiliki kekurangan yaitu tidak semua jenis akan berbuah sepanjang musim dengan demikian bisa dipastikan proses produksi akan macet di periode-periode tertentu saat musim berbuah tidak tiba. Melihat situasi tersebut diatas, didapat kesimpulan bahwa para petani belum dibekali pengetahuan yang lebih luas terkait teknis perbanyakan tanaman (propagasi makro dan mikro). Propagasi makro sering kita kenal dengan berbagai teknik diantaranya cangkok, tempel (okulasi), sambung dan lain sebagainya. Propagasi mikro sering diidentikkan dengan teknik propagasi skala lebih kecil semisal kultur jaringan atau pengembangan DNA molekuler. Melihat situasi tersebut, kiranya propagasi makro berpeluang diajarkan kepada para petani. Dengan demikian inovasi pembiakan akan lebih berkembang.


 


Pengkayaan jenis ramin (G. bancanus (Miq.) Kurz di Kebun Raya Cibinong (KRC)


Melalui program CITES 2019, Pusat Penelitian Biologi bekerjasama dengan Pusat Penelitian Biomaterial, bibit sampel ramin sejumlah 20 buah diperoleh dari petani ramin di desa Temiang, Pelawan, Riau. Belum diketahui secara pasti jenis ramin-ramin tersebut. Bibit-bibit ini memiliki rerata tinggi sekitar 13-20 sm hasil pembiakan dari biji (generatif). Bibit ini akan ditanam di Ecopark, CSC-BG (Cibinong Science Center-Botanical Garden), Cibinong, Kabupaten Bogor sebagai upaya program konservasi Ex-Situ (konservasi jenis diluar habitat aslinya). Penanaman ini diharapkan nantinya akan diperoleh pertanaman ramin sebagai koleksi Kebun Raya Cibinong (KRC) terkhusus koleksi P2 Biomaterial dimana selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan diantaranya sebagai sumber material penelitian (riset).


Upaya koleksi jenis ramin oleh LIPI dalam hal ini dari program CITES diharapkan menjadi salah satu tonggak awal pengenalan jenis ini secara menyeluruh sehingga kontiyuitas dan arah strategi pengembangannya lebih jelas. Berbagai ide penelitian tentang jenis ini sangat mungkin dilakukan baik penelitian yang bersifat observasi lapangan maupun penelitian skala analisis di laboratorium. Beberapa ide penelitian yang sudah tergambar adalah mengenai pengenalan berbagai jenis ramin dengan karakteristik sifat dasarnya, silvikultur dan budidaya ramin, genetika ramin, hilirisasi produk kayu ramin dan lain sebagainya. Tentunya, berbagai ide penelitian tersebut akan sangat mudah diaplikasikan diantaranya bila kita memiliki pertanaman ramin yang jelas asal-usulnya dan pengelolaannya.


 


Paradigma pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) ramin cepat tumbuh


            Perkembangan industri perkayuan nasional berjalan dengan cepat. Pemenuhan akan bahan baku seringkali terkendala minimnya pasokan. Hal ini disebabkan belum semua komoditi kayu nasional memiliki sistem perhutanan tanaman. Paradigma membangun hutanan tanaman budidaya belum menjadi prioritas, terlebih bilamana jenis-jenis tersebut bukan jenis yang cepat tumbuh. Eksplorasi dan eksploitasi masih menjadi sumber pemenuhan kayu perdagangan terutama untuk jenis-jenis minor dan lesser-known. Industri kayu berbasis hutan tanaman saat ini banyak diisi dan dapat hidup melalui pengembangan komoditi-komoditi yang cepat tumbuh. Sebut saja jenis seperti sengon (Falcataria moluccana), karet (Hevea brasiliensis), jabon (Antocephalus cadamba), mangium (Acacia mangium) dan lain sebagainya. Berbagai tipe dan macam Hutan Tanaman Industri (HTI) muncul di negara kita semenjak dekade awal tahun 1980 an. Namun demikian, jenis-jenis inipun dengan adanya HTI yang dibuat masih belum terlalu mencukupi permintaan pasar. Beberapa HTI muncul dengan berbagai tujuan spesifik semisal HTI mangium (Acacia mangium) pemasok bahan baku pulp (bubur kertas).


Perkembangan prospek penelitian akan menuju pada pengembangan jenis-jenis cepat tumbuh. Jenis-jenis cepat tumbuh dipilih karena memiliki durasi panen yang cepat sehingga perputaran uangpun akan cepat. Namun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa akan berkembang pada jenis-jenis tidak cepat tumbuh sedemikian rupa diteliti, dipelajari dan dikembangkan menjadi jenis cepat tumbuh. Hal ini tidak menutup kemungkinan pada pengembangan berbagai jenis ramin. Berbagai sub bidang penelitian terkait pengembangan jenis ramin cepat tumbuh bisa dilakukan. Aspek silvikultur, DNA (Deoxyribonucleic acid) molekuler, propagasi dan berbagai penelitian yang mendukung.   


 


Bersambung……………insyaALLAH


about author

Adik Bahanawan S.Hut.

198703082015021001

Pusat Penelitian Biomaterial

Komentar (1)

  • Linda Mark

    24 Oktober 2019, 01:59:26

    BAGAIMANA SAYA MENDAPATKAN PINJAMAN SAYA DARI PERUSAHAAN BESAR INI Halo orang-orang terkasih, saya Linda McDonald, saat ini tinggal di Austin Texas, AS. Saya seorang janda saat ini dengan tiga anak dan saya terjebak dalam situasi keuangan pada bulan April 2018 dan saya perlu membiayai kembali dan membayar tagihan saya. Saya mencoba mencari pinjaman dari berbagai perusahaan pinjaman baik swasta maupun perusahaan tetapi tidak pernah berhasil, dan sebagian besar bank menolak kredit saya, tidak menjadi mangsa penuh para penjahat di sana yang menyebut mereka pemberi pinjaman uang mandiri, mereka semua scam, yang mereka inginkan adalah Anda uang dan Anda juga tidak mendengar dari mereka lagi mereka telah melakukannya kepada saya dua kali sebelum saya bertemu dengan Tuan David Wilson bagian yang paling menarik dari itu adalah bahwa pinjaman saya dipindahkan kepada saya dalam waktu 74 jam jadi saya akan menyarankan Anda untuk menghubungi Tuan David jika Anda tertarik mendapatkan pinjaman dan Anda yakin dapat membayarnya kembali tepat waktu Anda dapat menghubunginya melalui email ……… (davidwilsonloancompany4@gmail.com) Tidak ada pemeriksaan kredit, tidak ada pengirim barang dengan tingkat bunga hanya 2% dan rencana pembayaran yang lebih baik dan Jadwalkan jika Anda harus menghubungi perusahaan mana pun dengan referensi untuk mendapatkan pinjaman tanpa agunan, maka hubungi Tn. David Wilson hari ini untuk pinjaman Anda Mereka menawarkan semua jenis kategori pinjaman mereka Pinjaman jangka pendek (5_10 tahun) Pinjaman jangka panjang (20_40) Pinjaman jangka media (10_20) Mereka menawarkan pinjaman seperti Pinjaman rumah ............., Pinjaman usaha ........ Pinjaman hutang ....... Pinjaman pelajar ........... Pinjaman awal bisnis Pinjaman bisnis ......., pinjaman Perusahaan .............. dll Email .......... (davidwilsonloancompany4@gmail.com) Ketika datang ke krisis keuangan dan pinjaman maka pinjaman keuangan David Wilson adalah tempat untuk pergi tolong katakan padanya aku Ny. Linda McDonald mengarahkan Anda Good Luck ................... ....

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher