Blog Sivitas

Pegawai negeri sepertinya sudah bukan lagi jadi primadona. Kaum milenial saat ini justru lebih memeilih bekerja secara mandiri. Freelancer jadi salah satu pekerjaan yang digandrungi kawula muda. Bagaimana tidak? Mereka tidak perlu macet-macetan ke kantor untuk melakukan pekerjaan. Ya, pekerjaan ini bisa dilakukan di mana saja, baik di rumah maupun di café. Cukup mengirim via email atau lainnya, maka pekerjaan sudah selesai.

 

Makin canggihnya arus informasi dan komunikasi membuat pekerjaan freelancer makin berkembang. Memang saat ini rasanya sulit menemukan hal yang tidak bisa dicari di internet. Segala sesuatu terkait informasi dan komunikasi sepertinya bisa mudah ditemukan di sana. Rasanya begitu sulit untuk menyembunyikan diri dari internet. Maka bisa ditebak, kalau internet mati, hampir tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan.

 

Menjadi freelancer bisa dibilang gampang-gampang susah. Freelancer harus dapat mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan yang terjadi. Misalnya  job yang berkurang atau pencairan invoice yang sering terlambat. Salah satu cara mengakali kemungkinan tersebut adalah mengikuti asuransi. Kok bisa? Karena hidup ini punya beberapa risiko yang sulit dihindari. Seperti sebagai berikut.

1. Risiko sakit

Tidak ada manusia yang bisa lolos dari ancaman penyakit. Baik sakit ringan maupun berat. Biaya pengobatan saat ini tidaklah murah. Kalau job-mu sedang kurang banyak, bukan tidak mungkin kamu akan merasa sulit untuk membiayai pengobatanmu.. Apalagi kalau sampai mengharuskan dirawat atau rawat jalan. Tidak enak kan kalau keluargamu sampai harus membiayainya? Padahal kamu sudah punya pekerjaan sendiri.

 

Saat sakit, kamu kemungkinan akan sulit bekerja, atau tidak bekerja sama sekali. Kalau tidak bekerja, finansialmu tidak akan membaik. Karena itu, baiknya kamu proteksi diri sejak dini dengan menggunakan asuransi kesehatan.

2. Risiko kecelakaan dan cacat

Kecelakaan hampir selalu terjadi tiap harinya. Ada yang mengalami kecelakaan kecil atau kecelakaan yang berat. Kecelakaan kecil biasanya hanya menyebabkan lecet dan luka ringan.

 

Namun kecelakaan berat bisa membuatmu terluka parah, bahkan mengalami cacat fisik atau meninggal. Risiko kecelakaan berat tentu akan membuatmu harus merogoh kocek lebih dalam.

 

Pasalnya tidak hanya harus mengobati luka-luka yang dialami, kamu juga harus mengeluarkan uang lebih untuk memperbaiki kendaraanmu. Belum lagi kalau kecelakaan yang terjadi adalah kesalahanmu. Tentu kamu harus membayar ganti rugi pada sang korban, meski kamu juga sedang terluka parah.

 

Untuk membantu proteksi diri, baiknya kamu menggunakan produk asuransi kecelakaan yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Asuransi kecelakaan ini bisa membantumu dalam membiayai diri.

3. Risiko kematian

Tanpa pandang bulu, waktu, tempat, dan situasi, kematian pasti akan datang menghampirimu. Tidak ada satupun manusia yang dapat hidup abadi. Tidak ada yang tau kapan kematian akan datang menjemput, namun baiknya kamu selalu persiapkan diri untuk berbagai kemungkinan yang terjadi. Terlebih kalau kamu adalah tulang punggung di keluarga.

 

Masa depan keluarga yang ditinggalkan masih akan terus berlanjut. Kamu harus berpikir bagaimana kehidupan keluargamu kalau kamu tidak ada. Untuk bisa bangkit dan memulai kehidupan baru, mereka tentu  membutuhkan biaya. Tabungan yang kamu simpan bisa jadi tidak mencukupi untuk kehidupan mereka setelahnya. Asuransi jiwa adalah solusi yang tepat untuk permasalahan ini.

 

Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi pada diri kita ke depannya. Permainan nasib akan selalu berjalan. Karena itu, baiknya kamu gunakan asuransi untuk proteksi diri sejak dini. Pegawai tetap memang sudah punya asuransi lengkap yang diurus leh perusahaan kerja mereka. Sebagai freelancer, kamu harus menjemput bola sendiri ke perusahaan asuransi untuk mendapat produk yang diinginkan. Namun itu bukanlah hambatan kalau mengingat manfaat yang didapat.

 

 Saat ini sudah banyak perusahaan asuransi yang menyediakan produk sesuai untuk para freelancer. Salah satunya adalah Lifepal.  Produk asuransi tidak hanya memberikan perlindungan pada dirimu, tapi dapat memberikan timbal balik yang menarik. So, di usia yang masih segar dan dengan tubuh yang masih bugar, baiknya kamu segera menyiapkan asuransi sebagai rencana cadangan untuk menghadapi kejadian tak terduga yang akan terjadi di masa depan.

 

 

 

 

 

 

about author

Dadang Kusnandar

196012121983031018

Biro Umum

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher