Blog Sivitas

Tempuhlah ilmu sampai ke negeri China, pepatah tersebut mendorong semua orang untuk memperdalam ilmu yang bermanfaat hingga ke ujung dunia. Pepatah ini juga mendasari keinginan pelajar Indonesia yang ingin menempuh pendidikan ke luar negeri untuk menambah pengetahuan serta pengalaman mereka. Namun untuk bisa melakukannya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dimana salah satunya adalah keterampilan berbahasa Inggris sebagai bahasa persatuan internasional yang dibuktikan dengan tes IELTS. Dalam test tersebut ada beberapa sesi yang harus dilalui oleh calon mahasiswa dimana salah satunya adalah IELTS writing task 1.

IELTS Writing Task 1 antara modul akademik maupun umum (GT/General Training) memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Untuk modul Academic IELTS, soalnya akan menampilkan diagram, chart atau grafik, di mana sang peserta tes harus menjabarkan apa yang ada dalam tabel tersebut beserta analisanya menggunakan bahasa Inggris yang baik dan benar. Selain itu, untuk modul GT, soalnya akan meminta peserta tes untuk menulis surat bayangan untuk merespon situasi tertentu.

 

Jika Anda sekarang ini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi test IELTS, berikut ini adalah beberapa gambaran dan tips mengenai IELTS writing task 1 yang bisa Anda gunakan sebagai pengetahuan tambahan untuk mengerjakan test dengan lebih siap:

 

  1. Pelajari berbagai jenis diagram untuk modul Academic

Jika Anda pernah melakukan presentasi pastinya Anda sudah kenal dengan diagram. Namun tak ada salahnya untuk mempelajari lebih lanjut mengenai berbagai jenis diagram karena IELTS writing di sesi pertama akan memberikan soal dengan diagram sebagai acuannya. Diagram yang diberikan mungkin tak hanya 1 namun beberapa diagram dengan jenis atau bentuk yang berbeda. Dalam IELTS ada beberapa jenis diagram yang sering muncul seperti:

  • Diagram batang atau balok

  • Pie chart

  • Diagram garis

  • Tabel

Selain diagram, dalam beberapa contoh soal writing skill 1 juga kerap menampilkan peta atau map sebagai acuan. Pelajari cara membaca diagram dan peta menggunakan bahasa Inggris karena nantinya Anda akan diminta untuk menerangkan sekaligus memberikan pendapat mengenai apa yang ada dalam diagram tersebut.

Jangan lupa pelajari mengenai penulisan ejaan yang benar karena jawaban Anda akan ditulis secara manual. Writing test akan memberikan penilaian tentang uraian secara keseluruhan, pemahaman Anda mengenai diagram yang diberikan serta grammar dan ejaan yang Anda gunakan.

 

  1. Pelajari berbagai cara menulis surat yang baik untuk modul General Training

Uraian berbentuk surat adalah hal yang dinilai dari IELTS writing task 1  General Training. Di mana Anda akan diberikan situasi tertentu sebagai acuannya. Untuk menanggapi situasi tersebut, instruktur akan menyarankan Anda untuk menggunakan waktu selama 20 menit. Namun jangan sampai Anda menghabiskan terlalu banyak waktu dalam merangkai surat ini, karena Anda masih harus move on ke tugas 2. Pastikan saja gaya tulisan Anda sesuai, dengan pemilihan kalimat yang bermutu dan sesuai dengan grammar dan penulisan yang benar. Jangan lupa untuk membuat uraian lebih dari 150 kata. Jika perlu bisa menulis antara 200 hingga 225 kata dan pastikan Anda hitung kembali jumlah kata dan angka yang Anda tuliskan agar sesuai dengan jumlah minimal di atas.

Agar mendapatkan nilai yang maksimal untuk menulis surat, maka berikut ini tips yang bisa Anda gunakan:

  • Tuliskan tanggapan Anda mengenai situasi yang terjadi.

  • Tuliskan solusi atas situasi tersebut.

  • Gunakan gaya bahasa yang masuk akal dan cocok untuk ditujukan ke penerima surat.

  • Perhatikan kata ganti benda seperti it, this, that dsb.

  • Gunakan 4 paragraf dengan pokok pikiran yang jelas di masing-masing paragraf.

 

  1. Perkaya Vocabulary

Vocabulary atau kosakata yang digunakan untuk merangkai kalimat. Perbanyak pengetahuan vocabulary Anda terutama yang dapat digunakan untuk menguraikan data dalam diagram. Bedakan mana yang harus menggunakan verb dan mana yang harus menggunakan nouns atau kata benda. Jangan sekali-kali menggunakan kata informal dalam test IELTS. Koreksi penulisan karena dapat mengurangi score IELTS writing task 1 Anda.

 

  1. Pelajari Grammar

Grammar menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar peserta test. Kesalahan grammar juga akan mempengaruhi kejelasan maksud dalam kalimat sehingga grammar memegang peranan penting dalam menyampaikan uraian dengan benar. Perhatikan punctuation atau tanda baca. Jangan melakukan kesalahan sepele dalam peletakan tanda baca yang dapat mempengaruhi skor IELTS.

 

  1. Pembagian paragraf

Jika Anda diberikan 2 atau lebih diagram yang saling berhubungan, maka gunakan masing-masing paragraf untuk menjelaskan mengenai masing-masing diagram terlebih dahulu. Misalnya Anda diberi 2 diagram, maka gunakan paragraf pertama untuk menjelaskan diagram 1 dan paragraf kedua untuk menjelaskan diagram 2. Gunakan paragraf 3 untuk menjelaskan hubungan, persamaan atau perbedaan dari kedua diagram tersebut. Paragraf keempat bisa Anda isi dengan kesimpulan yang ditarik dari kedua diagram.

Untuk bisa mempraktekkannya, lakukan perencanaan terlebih dahulu mengenai tema atau pokok paragraf. Hal ini juga dilakukan saat Anda hanya menerima 1 atau 3 diagram dan ingin menuliskan sebanyak 4 paragraf. Tentukan pokok pikiran paragraf kemudian baru mulai jabarkan pokok pikiran tersebut menggunakan kalimat yang relevan dan sesuai dengan data yang ada.

 

  1. Jangan mengulang kalimat atau isi kalimat

Seringkali saat seseorang blank atau tidak tahu apa yang akan dituliskan, ia mengulang-ulang isi kalimat atau maksud kalimat yang sebelumnya sudah dituliskan. Meski yang ditulis tidak persis sama namun memiliki arti yang serupa sehingga hal tersebut terkesan hanya bertele-tele untuk menghabiskan jumlah kata minimal yang harus ditulis. Jika memang Anda dalam kondisi blank saat test maka lihat kembali diagram untuk menemukan point penjabaran lain yang bisa ditulis. Sebelum menulis jangan lupa untuk membaca lagi uraian yang telah Anda tuliskan agar tidak tumpang tindih.

  1. Perbanyak Latihan

Sering berlatih adalah kunci untuk menaklukkan IELTS writing session. Latihan bisa Anda lakukan dengan beberapa cara misalnya:

  • Belajar membaca dan menganalisa diagram melalui internet.

  • Membaca soal-soal IELTS yang bisa didapatkan dari buku maupun internet.

  • Belajar dari orang lain yang sudah terlebih dahulu mengambil test IELTS.

  • Belajar membaca uraian bahasa Inggris kemudian menuliskannya kembali apakah sudah sesuai dengan grammar, penulisan ejaan yang benar dan punctuation yang tepat.

 

Skor IELTS writing task 1 akan menyumbang sebesar 33% dari keseluruhan sesi writing. Pergunakan waktu sebaik-baiknya karena selain task 1 masih ada task 2 dan sesi lain dalam test IELTS. Untuk masuk ke perguruan tertentu umumnya adalah standar minimal skor IELTS Writing yang harus dipenuhi. Jangan ragu untuk terus mencoba dan berlatih jika di test pertama skor Anda masih belum mencukupi. Test IELTS memang tidak gratis dengan harga yang cukup tinggi namun jika Anda tak berhenti untuk belajar dan terus mengulang test hingga mendapatkan skor yang ditargetkan, maka apa yang Anda pelajari tersebut akan dapat menjadi modal sangat berharga saat kelak belajar di luar negeri.


IELTS sendiri terdiri dari beberapa sesi yaitu listening, reading, writing dan speaking. Semua sesi memiliki tingkat kesulitan masing-masing yang harus dipelajari calon mahasiswa terlebih dahulu agar mudah untuk mengerjakannya. Skor tiap sesi di test IELTS adalah 30 dengan jumlah skor akhir maksimal adalah 120.

about author

Suhaedi A.Md.

196110241984031001

Biro Umum

Komentar (1)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher