Blog Sivitas


Burung kacer merupakan burung kicau yang mempunyai karakter petarung dan juga burung yang sangat pintar menirukan suara burung kicau lainnya, sehingga banyak pecinta burung yang senang memelihara burung kacer baik untuk burung rumahan maupun untuk burung lomba. Di samping itu harga burung kacer sampai saat ini masih termasuk stabil baik di antara kalangan kicaumania maupun harga di pasar pasar burung, maka dari itu banyak yang melukan penangkaran burung kacer yang nantinya hasil dari pengakaran bisa di perjual belikan.

Memelihara burung kacer tidaklah begitu sulit apabila di lakukan dengan telaten, apalagi burung yang kita dapatkan sudah burung kacer dewasa yang artinya kita tinggal melanjutkan settingan pakan burung kacer dari pemilik sebelumnya.

Namun ada beberapa kicaumani yang lebih suka memelihara burung kacer sejak dari lolohan, ini di karenakan pemilik akan mendapatkan kepuasan tersendiri bila burung kacer ini menjadi burung yang memiliki kualitas suara yang bagus dan juga memiliki mental fighter yang baik. Merawat burung kacer dari lolohan atau anak burung yang di pisah dari induknya sejak berumur 1 minggu sedikit memerlukan perhatian yang khusus, apabila tidak maka bisa jadi burung akan mengalami kematian karena kekurangan asupan pakan atau faktor lainnya.

Berikut adalah beberapa tahapan yang harus di lakukan untuk merawat burung kacer sejak lolohan :

·         Memberikan pakan lolohan burung kacer setiap 20 menit

Lolohan burung kacer yang baru di pisah dari induknya harus selalu di berikan makan dengan durasi waktu setiap 20 menit sekali, karena dalam fase ini petumbuhan burung sangat cepat dan memerlukan jenis pakan yang bergizi dan protein tinggi. Untuk pakan bisa di berikan over ayam yang di kasi air panas untuk membuat makanannya menjadi halus dengan cara mengaduk sampai over benar benar menjadi lunak, setelah itu di campur dengan kroto dengan perbandingan 50 : 50. Berikan kepada lolohan burung kacer dengan menggunakn sendok kecil atau bisa di buat dari bamboo, dalam umur ini burung belum di sarankan untuk di berikan jangkrik. Lakukan pemberian pakan secara rutin hingga burung berumur 2-3 minggu.

·         Membersihkan tempat burung

Lolohan burung kacer yang di berikan pakan setiap 20 menit pasti akan selalu mengeluarkan kotoran setiap di berikan pakan, bisa di bayangkan kalau dalam satu sarang terdapat 3-4 anak burung dan tidak di bersihkan kotorannya setiap hari. Kotoran akan menumpuk di sekitar sarang dan juga akan berada di bawah perut lolohan burung kacer. Apabila ini tidak di bersihkan akan menyebabkan banyak bakteri yang menumpuk di sarang lolohan burung kacer, ini akan menyebabkan burung mudah terserang penyakit dan akan menyebabkan kematian pada lolohan burung kacer.

·         Mengajarkan anakan burung kacer agar bisa mandiri


Jika anak burung kacer sudah berumur 2 sampai 3 minggu biasanya pada fase ini burung sudah ingin keluar dari sarangnya dan mulai belajar nangkring, pada saat ini pemberian pakan masih selalu di berikan secara intensif sampai burung benar benar bisa pindah atau melompat dari atas ke tangkringan ke bawah sangkar atau sebaliknya. Saat burung berumur 3 minggu, burung akan mulai menunjukkan prilaku mematuk matuk pakan yang di berikan melalui sendok atau media yang lainnya, pada fase inilah burung di ajarkan untuk bisa makan secara sendiri.

·         Pengembunan dan penjemuran anakan burung kacer

Pengembunan burung di lakukan pada saat subuh atau sekitar jam 5 sampai jam 6 pagi hari, ini biasanya di lakukan pada saat burung sebelum di mandikan. Lakukan pengembunan secara rutin agar burung memiliki stamina yang cukup bagus nantinya. Penjemuran di lakukan setelah burung di mandikan, burung di jemur dari pukul 7 sampai pukul 8 pagi hari atau kurang lebih selama 1 jam.


sumber: suara burung


about author

Dadang Kusnandar

196012121983031018

Biro Umum

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher