Blog Sivitas

7 Penandaan Peralatan Medis yang Perlu Anda Ketahui

 


Pada peralatan medis (dan juga peralatan lainnya) terdapat penandaan (symbol-simbol) yang tertera pada badan peralatan maupun buku petunjuknya, baik peralatan medis yang digunakan di rumah sakit maupun yang dapat dipakai di rumah. Berikut merupakan 7 macam penandaan yang biasa tertera pada peralatan medis yang perlu anda ketahui. 

1.      Tanda masukan tegangan dan arus

Di badan peralatan yang dekat pada kabel ke sumber daya pasti ada keterangan dan symbol-simbol terkait masukan daya. Penandaan ini perlu kita perhatikan agar tidak salah colok yang dapat mengakibatkan peralatan rusak. Semisal symbol “~” berarti alat tersebut dihubungkan dengan tegangan bolak-balik (dari PLN). Selanjutnya akan ada tegangan yang dapat dipakai, misalnya 110 – 240 V, berarti dapat digunakan tegangan antara 110 V sampai dengan 240 V, artinya aman buat tegangan PLN kita yang sekitar 220 V. Penggunaan daya peralatan juga pasti dituliskan dalam satuan W (Watt) atau VA (Volt-Ampere), misal peralatan mencantumkan daya 440VA. Di bagian ini kadang terdapat simbol kotak ganda seperti pada gambar nomor 1. Simbol ini menandakan bahwa peralatan tersebut merupakan peralatan kelas II yang tidak memerlukan perlindungan pembumian. Jika tidak ada symbol ini berarti peralatan wajib dihubungkan ke pembumian PLN kecuali untuk peralatan bertegangan rendah yang aman untuk disentuh, misalnya yang menggunakan baterai.

2.      Tanda buku

Seringkali kita langsung mencoba peralatan baru tanpa membaca buku petunjuknya. Hal ini dapat menimbulkan bahaya jika kita salah mengoperasikan peralatan tersebut. Oleh karena itu di peralatan di terdapat gambar buku dengan huruf “I” yang menunjukkan bahwa kita disarankan untuk membaca buku petunjuk. Jika simbol tersebut di dalam lingkaran berwarna biru, maka membaca buku petunjuk wajib dilakukan.

3.      Tanda sekali pakai

Tidak semua bagian peralatan medis dapat digunakan berulang-ulang. Jika ada gambar angka 2 dicoret dalam lingkaran maka bagian tersebut merupakan sekali pakai, tidak dapat digunakan untuk kedua kalinya.

4.      Tanda proteksi debu dan air

Kemampuan alat medis terhadap lingkungan yang terpapar debu dan air ditunjukan dengan simbol IPN1N2, di mana N1 merupakan tingkat kemampuan menahan paparan debu dan N2 merupakan tingkat kemampuan menahan paparan air. Semisal simbol IP67 menunjukkan bahwa peralatan tahan terhadap debu dan dapat direndam sementara dalam air dangkal.

5.      Tanda tegangan tinggi

Tegangan tinggi dari PLN berbahaya bila disentuh, bahkan dalapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu dekat bagian bertegangan tinggi yang dapat diakses harus diberi tanda peringatan berupa simbol seperti pada gambar 5.

6.      Tanda pada koneksi pasien

Di dekat bagian yang diaplikasikan ke pasien wajib dicantumkan simbol seperti pada gambar 6. Ada 3 macam bagian yang diaplikasikan ke pasien yaitu kelas B, kelas BF, dan kelas CF. Perbedaan kelas ini menentukan perbedaan persyaratan kebocoran arus. Jika ada penandaan berupa “–|    |–“ di sebelah kanan dan kiri 3 simbol tersebut menandakan bahwa alat tersebut dapat digunakan bersamaan dengan defibrillator.

7.      Tanda pembumian

Di dekat bagian yang terhubung ke pembumian PLN terdapat simbol pada nomor 7. Jika simbol itu di dalam lingkaran berarti pembumian digunakan untuk proteksi keamanan, sehingga simbol ini tidak akan bersamaan ada dengan simbol kotak ganda nomor 1.

 

about author

Siddiq Wahyu Hidayat S.Si., M.Biotech

198310172009121001

Pusat Penelitian Teknologi Pengujian

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher