Blog Sivitas

       Latar Belakang

Salah salah satu tugas pokok lembaga penelitian adalah melaksanakan kegiatan penelitian untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang suatu disiplin ilmu tertentu. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut diperlukan suatu pedoman atau standar agar efesiensi dan efektivitas kegiatan penelitian dapat terlaksana dengan baik. Standar pengelolaan penelitian merupakan panduan yang komprehensif tentang perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan kegiatan penelitian. Standar ini sangat diperlukan untuk mengelola kegiatan penelitian agar pelaksanaannya dapat mencapai Visi dan Misi lembaga.

Standar yang saat ini sering kita dengar adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk melaksanakan kegiatan penelitian mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, sampai dengan evalusi kegiatan penelitian. SOP ini memang secara jelas merinci tahapan kegiatan yang harus diikuti oleh peneliti agar pelaksanaan kegiatan penelitiannya bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan output yang diharapkan.

Sebagai institusi yang tugas utamanya melaksanakan penelitian, tentunya tidak cukup hanya dengan menggunakan SOP yang sederhana akan tetapi dibutuhkan suatu pedoman atau standar pengelolaan penelitian yang holistik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, sampai dengan bagaiman caranya agar hasil penelitian ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat atau dengan kata lain harus sampai ke tahapan bagaimana cara mendesiminasikan hasil penelitiannya.

Oleh karena itu diperlukan suatu bidang khusus yang menangani pengelolaan penelitian yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut:

1.   Menyusun dan merencanakan penyelenggaraan penelitian sesuai dengan program Prioritas Nasional atau kebijakan organisasi.

2.   Menyusun dan menyembangkan panduan atau standar pengelolaan penelitian.

3.   Memfasilitasi pelaksanaan penelitian.

4.   Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penelitian secara periodik.

5.   Memfasilitasi peningkatan kompetensi para peneliti sehingga kemampuan para peneliti meningkat dalam hal penulisan karya tulis ilmiah maupun HKI.

6.   Melaporkan pelaksanaan kegiatan penelitian kepada Kepala lembaga.

7.   Melakukan diseminasi hasil penelitian.

 B.   Permasalahan

Beberapa permasalahan yang timbul dalam pengelolaan penelitian adalah:

1.  Kadang belum jelasnya rencana strategis atau rencana penyelenggaraan penelitian di lembaga tersebut.

2.  Implementasi akan SOP pelaksanaan penelitian masih belum dilaksanakan secara menyeluruh. Kadangkala masih terdapat prosedur yang tidak dijalankan, walaupun dalam SOP sudah dituliskan dengan jelas. Disamping itu, SOP yang ada hanya merupakan bagian kecil dari standar pengelolaan penelitian dimana harusnya standar ini merupakan standar utama bagi para peneliti agar hasil penelitiannya sesuai dengan yang diharapkan.

3.  Kurangnya kerjasama penelitian yang melibatkan berbagai institusi penelitian maupun institusi akademik baik dalam lingkup Nasional maupun Internasional.

 C.    Stategi dan Rencana Aksi

Untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi lembaga menjadi institusi penelitian berkelas dunia, maka dibutukan strategi, dan rencana aksi seperti yang terlihat pada Tabel berikut:

No.

Permasalahan

Strategi

Rencana Aksi

1.

Belum jelasnya rencana strategis atau rencana  penyelenggaraan penelitian

Membuat rencana strategis atau rencana penyelenggaraan penelitian dengan jelas serta dibahas dalam agenda rapat kerja

Membuat  rencana strategis penelitian yang informasinya dituangkan dalam buku pedoman.

2.

Tidak adanya standar pengelolaan penelitian

Membuat standar pengelolaan penelitian yang akan menjadi panduan para peneliti (termasuk di dalamnya adalah standar luaran penelitian)

·         Membuat standar pengelolaan penelitian.

·         Mensosialiisaikan standar pengelolaan penelitian.

3.

Kurangnya kerjasama penelitian dengan berbagai instansi

·         Menjalin kerjasama yang kuat dengan berbagai instansi baik dalam dan luar negeri.

·         Memperkuat kompetensi penelitian kita sehingga menarik bagi institusi lain untuk kerjasama riset.

·         Sharing knowledge, fasilitas dan sumber daya kita ke pihak lain.

·         Mengikuti berbagai kerjasama riset dengan dalam dan luar negeri.

·         Membuat proposal penelitian yang pendanaannya dari luar instansi.

·         Mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah lain di luar negeri.

about author

Asep Rahmat Hidayat S.T., M.Si

197409042002121004

Bidang Pengelolaan Penelitian

Komentar (1)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher