Blog Sivitas

Standard Operating Procedure, atau yang biasa disingkat sebagai SOP, sudah tidak asing bagi setiap orang yang bekerja dalam suatu organisasi. Hampir setiap organisasi memiliki SOP untuk mendeskripsikan langkah-langkah dalam operasi bisnis mereka, khususnya bila organisasi tersebut telah menerapkan sistem manajemen berdasarkan suatu standar tertentu. SOP biasanya berupa dokumen tertulis. Apabila ada suatu operasi bisnis yang tidak tertuang dalam bentuk SOP atau dokumen prosedur, dapat dikatakan proses tersebut telah menjadi budaya atau kultur dalam organisasi tersebut, sehingga tanpa dituliskan pun setiap orang dalam organisasi dapat menjalankan proses tersebut.



Prosedur dapat diartikan sebagai tahapan atau metode, sementara standard adalah acuan untuk menjaga kualitas, sehingga dapat diartikan SOP adalah acuan pelaksanaan tahapan yang bertujuan menjaga kualitas hasil proses bisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan memuaskan pelanggan. Beberapa manfaat prosedur antara lain:

1.     - Memudahkan pembelajaran bagi pegawai baru untuk memahami proses bisnis di organisasinya bekerja

2.     - Sebagai panduan dalam perencanaan dan pengendalian proses

3.     - Menjelaskan batasan, tugas, tanggung jawab, dan wewenang dari setiap bagian yang ada di organisasi

4.     - Menjaga konsistensi kualitas proses kerja, supaya pelaksanaan proses bisnis berjalan sesuai dengan sistem, tidak bergantung pada individu, waktu, dll.

5.      - Sebagai salah satu bahan masukan penilaian kinerja berdasarkan kepatuhan terhadap prosedur

6.    - Sebagai salah satu bentuk manajemen pengetahuan, yang tacit knowledge dapat menjadi explicit knowledge yang bisa dipelajari oleh semua pegawai.


Dalam membuat SOP, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1.     - Mengidentifikasi supply chain organisasi

2.     - Membuat peta proses bisnis

3.     - Menjabarkan tahapan proses

4.     - Membuat diagram alir proses

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat SOP adalah SOP harus dibuat dari sudut pandang kepentingan pelanggan, bukan kepentingan pembuat SOP. Karena tujuan pembuatan SOP adalah untuk menjaga kualitas proses dan produk yang dihasilkan, yang nantinya akan berimplikasi pada kepuasan pelanggan.


Disadur dari materi pelatihan "Designing SOP" oleh PPM Manajemen.

about author

Amelia Febri Ariani S.T.

199002212014012001

Pusat Penelitian Teknologi Pengujian

Komentar (0)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher