Blog Sivitas

Ada pengadaan komputer dan lemari baru di kantor, yang lama ditaro di mana ya? Di gudang???

Banyak tumpukan filling cabinet, kursi, meja, lemari yg ga kepake di pojokan dan di koridor kantor neh.  sayang amat... padahal maseh layak pakai tuh komputerny, ya... buat ketak ketik anak2 di rumah cukup lah... Ato kita kasiin aja kali ya ke pondok pasantren lebih bermamfaat keknya, biar santriwan-santriwati pada melek komputer, minimal bisa word excel lah.

Tapi ni barang-barang sebagian tinggal sisa-sisa kejayaan aja, ga bisa dipake lagi, dikiloin laku ga ya?? ato dibuang aja deh, daripada menuh-menuhin kantor jadi terkesan penuh, ga rapi, kumuh.

Eh eh... Kantor dapat mobil operasional yg baru loh taun ini, kira-kira klo si kijang jadul yang entu dibeli aja bisa ga ya???  Hhhmmm.... okelah... Ayoo..



... eeiitss nanti dulu... barang- barang itu aset negara bukan ya?? termasuk Barang Milik Negara (BMN) bukan ya??  Klo itu terdaftar di pengelola BMN a.k.a. manajer aset satkernya bapak ibu, tahan niat baikny ya... sebentar aja, iya sebentar. Bukankah niat baik  harus dijalani dengan cara yg baik pula??

 

Jadi... kalo itu terdaftar sebagai aset negara, maka aset itu tercantum di Neraca Laporan Keuangan satker bapak ibu, artinya ada di Laporan Keuangan LIPI, artinya juga ... barang tersebut terlapor di Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang notabene sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam hal pelaksanaan APBN kepada anggota MPR DPR yang terhormat.

Hhhuuiiiihhh.... beurat ahh!

Tapi tenang... kembali ke niat awal, niat baik selalu ada jalan, bukan begitu??

So....  gimana caranya??

Nah... sebagai aparatur negara yang baik, kita kudu ijin dulu dong ma yang punya aset, ijin sama negara, ya melalui manajer aset itu loh.  manajer aset yg ada di satker bapak ibu sudah dibekali tata cara bagaimana mengelola aset yg seperti itu. Ada guide nya dari negara bagaimana pelaksanaan teknisnya yaitu melalui Penghapusan BMN. Mau tau seperti apa prosesnya???

Hhhmm... begini.....


Akhir dari siklus Pengelolaan BMN adalah Penghapusan BMN.  Penghapusan BMN akan menyebabkan nilai aset yang tersaji pada Neraca  Laporan Keuangan berkurang.  Proses penghapusan BMN bisa melalui:

  1. Pemusnahan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pemusnahan dan Penghapusan BMN atau;
  2. Pemindahtangan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemindahtanganan BMN.  Pemindatanganan terdiri dari penjualan (lelang), hibah, tukar menukar dan Pengertaan Modal Pemerintah (PMP).



 Pemusnahan BMN dapat dilakukan apabila aset tersebut tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan dan/atau tidak dapat dipindahtangankan.  Pelaksanaan pemusnahan BMN  dengan cara dibakar, dihancurkan, ditimbun, ditenggelamkan, dirobohkan atau dengan cara lain sesuai undang-undang.

 

Pemindahtanganan BMN adalah pengalihan kepemilikan BMN, yang semula milik pemerintah pusat (Kementerian / Lembaga) dialihkan menjadi milik pihak lain.  Bentuk  alih kepemilikaan ke pihak lain tersebut yaitu dengan cara :

  • mendapat penggantian dalam bentuk uang (penjualan dengan lelang)
  • penggantian dengan bentuk barang yang setara antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah (tukar menukar)
  • pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah tanpa penggantian (hibah)
  • pengalihan kepemilikan BMN yang diperhitungkan sebagai modal/saham negara atau daerah pada badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah atau badan hukum lainnya yang dimiliki negara (PMP).

 

Kali ini, yang kita bahas adalah penghapusan BMN yang umumnya dilakukan oleh manajer aset satker yang ada di lingkungan LIPI, yaitu dengan cara penjualan / lelang.   Prosesnya adalah  sebagai berikut :

  1. Kepala satker (selaku Kuasa Pengguna Barang) mengajukan Usulan Penghapusan BMN disertai kelengkapan dokumen pendukung yang ditujukan kepada Kepala LIPI selaku Pengguna Barang dengan tembusan ke Biro Umum. 
  2. Usulan Penghapusan BMN dapat disetujui oleh Kepala LIPI sebagai Pengguna Barang atau Kementerian Keuangan (melalui KPKNL/ Kanwil DJKN/ Direktorat Jenderal Kekayaan Negara) sebagai Pengelola Barang. Hal ini berdasarkan kondisi BMN yang diajukan. Apabila kewenangan yang mengeluarkan persetujuan penghapusan BMN adalah Kementerian Keuangan, maka Biro Umum akan mengirimkan surat pengajuan penghapusan BMN yang ditandatangani oleh Sekretaris Utama yang ditujukan ke KPKNL / Kanwil DJKN/ DJKN Kementerian Keuangan RI.
  3. Apabila pengajuan penghapusan satker sudah mendapat persetujuan  dari Kepala LIPI atau dari KPKNL / Kanwil DJKN/ DJKN Kementerian Keuangan RI, maka satker membuat surat permohonan jadwal lelang ke Pengelola Barang (KPKNL/ Kanwil DJKN / DJKN Kementerian Keuangan RI).  Barang-barang yang diajukan penghapusan tadi, akan dijual melalui proses lelang di KPKNL setempat.
  4. Pelaksanaan penjualan secara lelang dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima.  Barang-barang diserahkan ke pembeli dan satker mendapatkan sejumlah uang sebagai gantinya yang harus disetorkan ke kas umum negara melalui PNBP.
  5. Fotocopy BAST antara satker sebagai pihak penjual dan pembeli disertai fotocopy Risalah Lelang dan bukti setor uang PNBP ke kas umum negara  disampaikan ke Biro Umum LIPI.
  6. Biro Umum LIPI akan menyusun konsep SK  Penghapusan BMN yang kemudian disampaikan ke Biro Kerjasama, Hukum dan Humas BKHH LIPI untuk ditandatangani oleh Kepala LIPI sebagai Pengguna Barang.
  7. Setelah terbit SK Penghapusan BMN, satker menghapus BMN tsb dari aplikasi SIMAK-BMN.  Satker juga melaporkan pelaksanaan penjualan secara lelang dan penghapusan barang dari aplikasi SIMAK-BMN kepada Pengelola Barang dengan melampirkan SK Penghapusan BMN, Risalah Lelang, BAST dan Bukti Setor PNBP.


Nah.. apabila  manajer aset bapak ibu sudah melakukan penghapusan BMN tersebut dari Neraca Laporan Keuangan satker, artinya aset tersebut sudah legal dan sudah sah berpindah kepemilikan.  Riweuh baca prosedur penghapusan dan istilah-istilahnya?? Nih… ada ringkasan secara garis besar prosesnya…


  








Gimana….?? Semoga ga  ngawang-ngawang ya…. Semoga kebayang ya gimana caranya secara legal kalo pengen memiliki aset negara menjadi milik pribadi.   

Aset itu dibeli dengan APBN lo.. syukur-syukur kalo sumber APBN murni dari pajak yang disetor Rakyat Indonesia dan pendapatan intern negara, kalo dari ngutang??? duuuhh…. beban anak cucu hikshiks…..

Yu ah… mulai jaga fasilitas sarana dan prasana yang telah negara berikan untuk kelancaran kinerja kita,  kita pupuk rasa memilikinya, bukan rasa memiliki dalam arti menjadi milik pribadi ya… tapi rasa memiliki untuk saling dukung  bersama menjaga aset negara. 


O iya… untuk aset negara yang akan dialih status kepemilikan barangnya ke pihak lain dengan cara hibah, tanpa penggantian sejumlah uang, tunggu tulisan berikutnya ya….

 


about author

Nurhayati S.Si.

197801022005022001

Bagian Pengelolaan dan Penatausahaan Barang Milik Negara

Komentar (30)

  • jerry

    12 Oktober 2019, 13:45:01

    Assalamualaikum, saya JERRY ANDI sangat senang karena saya mendapat pinjaman kedua dari Anthony Yuliana Lenders dan kali ini saya mendapat pinjaman sejumlah Rp 330 juta setelah saya diminta melakukan pembayaran untuk biaya asuransi pinjaman dan biaya transfer, semua pujian ditujukan kepada ALLAH, saya mendapat pinjaman Rp 330 juta dari Anthony Yuliana Pemberi Pinjaman semoga ALLAH memberkati mereka semua, saran saya kepada mereka yang mencari pinjaman di situs ini bahwa mereka harus sangat berhati-hati karena ada banyak pemberi pinjaman pinjaman palsu , Anthony Yuliana Lenders adalah salah satu kreditur pinjaman online terbaik untuk pinjaman 100%, hubungi (anthony.yulianalender@gmail.com) atau whatsapp +1 (323) 4026088 email saya{jerryandi843@gmail.com}

  • aisha

    10 Oktober 2019, 09:28:53

    Halo semua Nama saya AISHA MEY (aishamey14@gmail.com) dari jakarta selatan indonesia saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Anthony Yuliana Lenders karena memberi saya jumlah pinjaman Rp 250 juta, bagi mereka yang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena ada banyak pemberi pinjaman pinjaman palsu di mana-mana hanya sedikit yang asli dan Anthony Yuliana Lenders adalah salah satu pemberi pinjaman pinjaman online terbaik, saya melakukan pembayaran untuk asuransi pinjaman saya dan biaya transfer sebelum jumlah pinjaman saya sebesar Rp 250 juta ditransfer ke akun saya, untuk mereka yang mencari pinjaman online yang sah dan asli harus menghubungi mereka (anthony.yulianalenders@gmail.com) whatsapp (+13234026088)

  • aisha

    10 Oktober 2019, 09:28:53

    Halo semua Nama saya AISHA MEY (aishamey14@gmail.com) dari jakarta selatan indonesia saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Anthony Yuliana Lenders karena memberi saya jumlah pinjaman Rp 250 juta, bagi mereka yang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena ada banyak pemberi pinjaman pinjaman palsu di mana-mana hanya sedikit yang asli dan Anthony Yuliana Lenders adalah salah satu pemberi pinjaman pinjaman online terbaik, saya melakukan pembayaran untuk asuransi pinjaman saya dan biaya transfer sebelum jumlah pinjaman saya sebesar Rp 250 juta ditransfer ke akun saya, untuk mereka yang mencari pinjaman online yang sah dan asli harus menghubungi mereka (anthony.yulianalenders@gmail.com) whatsapp (+13234026088)

  • teddyliza2020

    09 Oktober 2019, 13:45:27

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh BAGAIMANA CARA MENGENAI KREDIT PINJAMAN JAMINAN (a) Peminjam palsu tidak perlu meminta cagaran dan tidak ada laman web (b) Peminjam palsu tidak mempunyai sijil perniagaan (c) Peminjam palsu tidak peduli dengan gaji bulanan anda yang membuat anda layak mendapat pinjaman (d) Peminjam palsu tidak menggunakan gmail, tidak ada dominan (e) Peminjam palsu tidak mempunyai alamat pejabat fizikal (f) Peminjam palsu meminta yuran pendaftaran dan bayaran trans Daftar sekarang DAFTAR SEKARANG: info@aasimahaadilaahmed.loanfirm.site laman web ::: https: //www.aasimahaadilaahmed.loanfirm.site E-mel: aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com WhatsApp :::+447723553516 bersaksi whatsApp..+6281617538564 . Saya mendapat pinjaman sebanyak Rp3,6 miliar dengan kadar faedah pinjaman sebanyak 1% dari PINJAMAN AASIMAHA ADILA AHMED. Semoga Allah memberkati mereka. InsyaAllah, dengan setia teddylisa baik Pengerusi Eksekutif / PENGENALAN Pegawai, VENTURES HARTA TANA

  • QUEEN JAMILLAH

    05 Oktober 2019, 02:13:14

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Data pribadi negara: Indonesia Nama: Queen Jamillah Alamat: Nusa Lembongan Telepon:+62 856-9328-4991 WhatsApp:+62 856-9328-4991 https://twitter.com/queen_jamillah e_mail: queenjamillah09@gmail.com Sudah dua tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam 700 juta dari Perusahaan Pinjaman Iskandar Lestari dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipu online saya dapat membuktikan kepada Anda semua bahwa Bunda Iskandar bukan pemberi pinjaman yang curang. telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran bulanan pinjaman yang saya pinjam sebelum saya memohon kepada ibu bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis saya lebih lanjut sehingga saya menyerahkan 2,7 miliar setelah melalui proses hukum saya transaksi telah disetujui oleh otoritas dan dalam waktu tiga hari proses hukum untuk menyalurkan pinjaman saya ke rekening Bank Rakyat Indonesia saya dicapai dengan mudah. Saya tidak memiliki tantangan dengan Bank Indonesia karena Ms. Iskandar dan tim Manajemen dari ISKANDAR LESTARI LOAN COMPANY telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah sehingga tidak ada masalah sama sekali untuk bantuan keuangan, hubungi Pemberi Pinjaman ISKANDAR hari ini e_mail: [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com] Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher