Blog Sivitas

Oleh: AHMAD SOFYAN



Mahasiswa Program Doktoral, Life and Environmental Sciences, Universitas Tsukuba, Jepang. Peneliti Bidang Peternakan, BP Teknologi Bahan Alam - LIPI.





Era perdagangan bebas kawasan Asia Tenggara telah dimulai pada akhir tahun 2015. Negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan bebas dalam menerima keluar masuk arus barang, jasa, modal dan tenaga kerja termasuk didalamnya produk pertanian dan peternakan.




Yang menjadi pertanyaan, akankah Indonesia telah siap menghadapi tantangan MEA ini ditengah upaya keras untuk keluar dari kebergantungan bahan pangan impor seperti yang tergambar pada kondisi saat ini. Sejatinya, pangan adalah soal hidup matinya suatu bangsa. Pemenuhan kecukupan pangan harus mampu berdikari diatas kekuatan sendiri. Bangsa yang tidak percaya pada kekuatan dirinya, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka (Bung Karno, 1952).




Kita patut bangga dengan sejarah bangsa atas pengakuan dunia dalam kemandirian pangan. Badan Pangan Dunia (FAO) 1986 menganugerahi medali bergengsi (from rice to self sufficiency) atas kesuksesan swasembada pangan. Dunia sungguh kagum saat para petani Indonesia mampu memberikan bantuan 100 ton beras kepada rakyat Afrika yang menderita kekurangan pangan saat itu.




Kebanggaan fakta sejarah atas keberhasilan bangsa seolah menjadi paradoks dengan kondisi kecukupan pangan di dalam negeri saat ini. Terbukti semakin maraknya pangan impor yang tak terbendung seolah menjadi tuan asing di negeri sendiri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor produk pangan hewani pada 2012 lebih dari 190 juta dollar AS untuk daging (50 juta ton), produk susu dan olahannya mencapai lebih 1,2 milyar dollar AS (386 juta ton).




Kondisi kemandirian pangan sampai saat ini pun belum beranjak membaik. Tak heran, dari catatan indeks ketahanan pangan dunia (global food security index), Indonesia hanya menempati di urutan 66 dari 107 negara, tertinggal dari negara ASEAN lainnya seperti Filipina (64), Vietnam (60), Thailand (45), Malaysia (34), dan Singapura (16).




Keterpaduan



Akar masalah dari tingginya importasi bahan pangan adalah rasio jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan sumberdaya pangan hewani. Minimnya populasi ternak dipicu dari semakin menyempitnya area budidaya dan ketersediaan sumber pakan. Oleh karenanya, mensinergikan kegiatan peternakan dengan pertanian dan perkebunan (agriternak) menjadi salah satu solusi atas keterbatasan ini.




Potensi inilah yang sekiranya menjadi dorongan bagi pengambil kebijakan di tingkat daerah. Jika di suatu kawasan pertanian pangan didirikan sentra budidaya ternak, maka banyak keuntungan tambahan bagi petani-peternak. Produksi pupuk organik dari pemanfaatan limbah ternak akan mengurangi kebergantungan pada pupuk kimia, dan ternak itu sendiri dapat sebagai tabungan/tambahan pendapatan bagi para petani.




Keterpaduan dalam pengembangan peternakan perlu terus didorong dan agar lebih masif diperlukan fasilitasi dari pemerintah daerah dan pusat. Melalui Penerapan Undang-undang (UU) No. 6 tahun 2014 tentang Desa, konsep ini menjadi pendorong desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, salah satunya dengan kegiatan integrasi pertanian dan peternakan.




Selain itu, UU No. 41 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, menitik beratkan pentingnya membangun kemitraan seluruh stakeholders peternakan dalam mendukung pemenuhan kecukupan pangan hewani. Pemerintah daerah diharapkan mampu sebagai ujung tombak regulator dalam mendukung sumber daya peternakan di wilayah.




Untuk melindungi kegiatan peternakan saat menghadapi fluktuasi harga pasar, sangat diperlukan lembaga peyangga. Di Japang, para petani (produsen), kalangan pemasar dan konsumen membentuk suatu lembaga korporasi yang disebut sebagai Teikei system. Peran lembaga ini akan menjadi pelindung agar petani tidak merugi pada saat panen raya (dimana harga produk pertanian jatuh) namun konsumen tetap mendapatkan harga yang layak. Sistem ini pula yang menjamin jalur tata niaga pun akan lebih mudah dan ongkos produksi bisa minimal.




Pencapaian kemandirian pangan tidak terlepas dengan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) sebagai komponen utama pembangunan. Kekuatan negara dalam mengahadapi MEA yang telah dimulai pada 2015, khususnya untuk mewujudkan kemandirian pangan sangat bergantung pada upaya menumbuhkembangkan pola pikir masyarakat untuk lebih inovatif dan produktif sehingga terhindar dari pola konsumerisme pada produk impor. Mentalisme yang kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di tengah keterbatasan akan mendukung kinerja sektor agribisnis peternakan.



Perlu kebersamaan dan partisipasi nyata seluruh elemen masyarakat. Pemerintah sebagai regulator akan mendorong iklim investasi yang kondusif bagi pelaku agribisnis peternakan. Manunggalnya pemimpin dan masyarakat sebagai subjek pembangunan untuk berpikir kreatif, kontinu dalam berusaha dan jargon `revolusi mental` adalah setitik langkah untuk meraih impian dan harapan hakiki untuk kemandirian pangan hewani agar tidak menjadi sebuah paradoks.





Sumber: TrobosLivestock Edisi 186 XVI, Maret 2015 (dengan beberapa revisi kalimat).

about author

Ahmad Sofyan Ph.D.

197910052006041006

Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam

Komentar (16)

  • Philip James

    05 November 2019, 10:52:54

    LOANS, BG/SBLC FOR LEASE AND PURCHASE We are exclusive agent to direct providers of Fresh Cut BG, SBLC, MTN Bonds, Bank draft and Loans which we have specifically for lease. We do not have any broker chain in this offer or get involved in Chauffer driven offers. We deliver with time and precision as set forth in the agreement. You are at liberty to engage our leased facilities into trade programs as well as in signature project(s) such as Aviation, Agriculture, Petroleum, Telecommunication, construction of Dams, Bridges and any other turnkey project(s) etc. DESCRIPTION OF INSTRUMENTS: 1. Instrument: Bank Guarantee (BG/SBLC) (Appendix A) 2. Total Face Value: Eur 5M MIN and Eur 10B MAX (Ten Billion USD) . 3. Issuing Bank: HSBC Bank London, Credit Suisse and Deutsche Bank Frankfurt. 4. Age: One Year, One Month 5. Leasing Price: 3% of Face Value plus 2% commission fees to brokers. 6. Delivery: Bank to Bank swift. 7. Payment: MT-103 or MT760 8. Hard Copy: Bonded Courier within 7 banking days. The Leased Instruments includes: BG’ s, Insurance Guarantees, MTN, ( SBLC) Standby Letters of Credit and Third Party Guarantees such as a standby forward commitment to purchase or a standby loan. If you are a potential Investor or Principle looking to raise capital, we will be happy to answer any questions that you have about this opportunity and to provide you with all the details regarding this services. Our BG/ SBLC Financing can help you get your project funded, loan financing, please let me know if you are interested in any of our services, by providing you with yearly renewable leased bank instruments. We work directly with issuing bank lease providers, this Instrument can be monetized on your behalf for 100% funding. BROKERS ARE WELCOME & 100% PROTECTED!!! We are ready to close leasing with any interested client in few banking days, if interested do not hesitate to contact me direct. Regards Philip James Email: info.frjames1971@gmail.com Skype: info.frjames1971@gmail.com

  • Davis Scott

    22 Agustus 2019, 02:46:31

    GENUINE BANK GUARANTEE (BG) AND STANDBY LETTER OF CREDIT (SBLC) FOR BUY/LEASE AT THE BEST RATES AVAILABLE We offer certified and verifiable bank instruments via Swift Transmission from a genuine provider capable of taking up time bound transactions. FOR LEASING OF BG/SBLC MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M LEASING FEE = 4%+2% FOR PURCHASE OF FRESH CUT BG/SBLC PRICE = 32%+2% MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M Our BG/SBLC Financing can help you get your project funded, loan financing by providing you with yearly. RWA ready to close leasing with any interested client in few banking days renewable leased bank instruments. We work directly with issuing bank lease providers, this Instrument can be monetized on your behalf for 100% funding: For further details contact us with the below information. Contact name:Davis Scott Email :Monetarysolvers@gmail.com Skype: Live:monetarysolvers

  • Sandra Ovia

    21 Agustus 2019, 15:16:04

    Halo, saya Ny. Sandra Ovia, pemberi pinjaman uang swasta, apakah Anda berhutang? Anda butuh dorongan finansial? pinjaman untuk membangun bisnis baru, untuk memenuhi tagihan Anda, memperluas bisnis Anda di tahun ini dan juga untuk renovasi rumah Anda. Saya memberikan pinjaman kepada perusahaan lokal, internasional dan juga dengan tingkat bunga yang sangat rendah 2%. Anda dapat menghubungi kami melalui Email: (sandraovialoanfirm@gmail.com) Anda dipersilakan untuk perusahaan pinjaman kami dan kami akan memberikan yang terbaik dari layanan kami.

  • ISKANDAR LESTARI COMPANY

    08 Juni 2019, 01:07:33

    Kami menawarkan berbagai layanan keuangan yang meliputi: Perencanaan Bisnis, Komersial dan Pengembangan Keuangan, Properti dan Hipotek, Pinjaman Konsolidasi Utang, Pinjaman Bisnis, Pinjaman Swasta, Pinjaman Pembiayaan Rumah dengan suku bunga rendah per tahun untuk perorangan, perusahaan dan badan hukum. Dapatkan yang terbaik untuk keluarga Anda dan miliki rumah impian Anda juga dengan skema Pinjaman Umum kami. Pelamar yang tertarik harus Hubungi kami melalui BBM INVITE: {D8980E0B} Hanya WhatsApp: (+ 44) 7480 729811 Tel .... (+ 44) 7480 729811 Email: (iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com)

  • lilowyetty

    20 April 2019, 21:16:13

    Berita baik Nama saya LILOW YETTY, warganegara Indonesia, dari selatan jakarta. Saya ingin menggunakan medium ini untuk memberikan nasihat yang kritikal kepada semua warga Indonesia yang mencari pinjaman untuk berhati-hati kerana internet penuh dengan penipu, Beberapa peminjam ada di sini untuk menipu orang dan merobek wang mereka yang susah payah tetapi Ibu yuliana adalah berbeza Beberapa bulan lalu, saya benar-benar memerlukan pinjaman tetapi bank tidak boleh menawarkan saya, kerana mereka memerlukan cagaran sebenar, yang saya tidak dapat memberikan. Saya memutuskan untuk memohon pinjaman dalam talian dan saya menipu kira-kira 19 juta, cuba membayar yuran tidak berkesudahan yang saya tidak tahu adalah semua kebohongan dan bagaimana mereka menipu orang yang tidak bersalah yang memerlukan bantuan. Saya hampir mati, sehingga seorang kawan saya merujuk saya kepada seorang pemberi pinjaman yang sangat boleh dipercayai bernama Ibu yuliana, pemilik ANTHONY YULIANA LENDERS, Dia seorang pemberi pinjaman global; yang saya hubungi dan mereka memberi saya jumlah pinjaman sebanyak Rp 700,000,000 juta dalam masa kurang dari 48 jam pemprosesan dengan tingkat bunga 1% dan mengubah kehidupan seluruh keluarga saya. Saya menerima pinjaman saya dalam akaun bank saya selepas saya membayar insurans dan bayaran pemindahan saya, apabila saya memeriksa baki akaun bank saya, saya mengetahui jumlah yang saya memohon telah dikreditkan ke akaun bank saya Saya memutuskan untuk mengingatkan dan berkongsi kesaksian saya mengenai Ibu yuliana supaya orang Melayu dan Indonesia dapat mendapatkan pinjaman mudah tanpa tekanan. Jadi, jika anda memerlukan sebarang pinjaman, sila hubungi Ibu yuliana melalui e-mel: (anthony.yulianalenders@gmail.com) nombor nombor telefon +1 4377000827 BBM INVITE (E37F9BCC) Anda juga boleh menghubungi saya di e-mel saya: (lilowyetty21@gmail.com) dan Puan Hendra mungkin yang memperkenalkan saya dan memberitahu saya tentang Ibu yuliana, Dia juga menerima pinjaman dari Ibu yuliana Anda juga boleh menghubungi beliau melalui e-mel: (hendramay77 @ gmail.com) Sekarang saya seorang pemilik perniagaan wanita bangsawan di bandar saya, Semoga Allah terus memberkati Ibu yuliana untuk pekerjaan yang baik dalam hidup saya dan keluarga saya.

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Blog ini?


Tinggalkan Komentar

gambar

Komentar di Facebook
jQuery cookie Style Colors Switcher